Spanyol Comeback, Taklukkan Inggris 3-2 di Wembley
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Ilustrasi sabu-sabu (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Narkoba Jogja ternyata juga dipergunakan pemain debus.
Harianjogja.com, JOGJA -- Polresta Jogja menangkap seorang pemain debus di salahsatu kafe kawasan Pasar Kembang, Kelurahan Sosromenduran, Gedongtengen, Kota Jogja, Senin (5/9/2016). Dua rekannya turut ditangkap di sebuah indekos kawasan Kotagede, Kota Jogja. Para pemain debus atau bela diri kekebalan tubuh ini sengaja menggunakan sabu sebelum tampil.
Ketiga tersangka adalah FR warga Pematangsiantar, SR asal Madura dan RE dari Demak, Jawa Tengah. Kasat Resnatkoba Polresta Jogja Kompol Sugeng Riyadi menjelaskan, ungkap kasus itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya pengguna sabu di sebuah kafe kawasan Jalan Pasar Kembang, Gedongtengen, Kota Jogja. Setelah melakukan penelusuran, tersangka RE ditangkap di dalam kafe tersebut dengan barangbukti alat hisab sabu.
Saat diperiksa petugas, RE kooperatif dengan memberikan informasi keberadaan rekannya. Setelah mendapatkan informasi tempat tinggal, tersangka lain, pihaknya menggerebek sebuah indekos di Kotagede dan menangkap FR dan SR.
"Kami mengamankan beberapa alat untuk sirkus mereka, ada ular, senjata tajam. Karena mereka ini satu grup debus. Serta bong yang masih ada sisa sabu," terangnya di Mapolresta Jogja, Selasa (6/9/2016).
Sugeng menambahkan, selain ketiga tersangka pihaknya masih memburu satu orang lagi berinisial ID yang belum diketahui keberadaannya. Selain ikut berpesta sabu ID merupakan pemasok barang tersebut. Komplotan ini menggunakan saat sebelum bermain debua di Wonogiri, Jawa Tengah. Adapun sabu dibeli dengan cara patungan mereka berempat dengan total Rp450.000.
"Untuk RE ini dahulunya pengguna, kalau FR dan SR baru pertama kali. Saat dites urine, mereka semua positif," tegasnya.
Sugeng menambahkan, mengingat tidak ada barangbukti narkoba dan hanya positif usai mengonsumsi sabu, pihaknya tengah mengajukan permohonan assesment ke BNNP DIY untuk direhabilitasi sesuai permintaan ketiganya. Jika dari hasil assessment merekomendasikan untuk direhabilitasi maka akan segera dilakukan, tetapi tidak proses hukum tetap berjalan.
"Tetapi jika BNNP tidak menyetujui, hasil assesment tidak memungkinkan mereka untuk direhab, ya mereka akan ditahan dan sesuai aturan yang berlaku," kata Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.