DANA HIBAH DAN BANSOS : Bantuan Korban Erupsi Merapi Dianggarkan Rp11 Miliar, tapi Nihil Pengajuan

Foto ilustrasi Gunung Merapi (Gigih M. Hanafi)
03 Oktober 2016 13:55 WIB Sunartono Sleman Share :

Dana hibah dan bansos Pemda DIY untuk korban erupsi Merapi nihil pengajuan

Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY memangkas jumlah dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp31 miliar dalam dua item belanja tidak langsung di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016.

Selain karena tahun anggaran 2016 relatif mepet, ada beberapa pos seperti bantuan korban erupsi Merapi tidak ada yang mengajukan proposal kegiatan, sehingga ditunda lalu dianggarkan di 2017 mendatang.

Dana hibah diturunkan dari Rp768,17 miliar pada APBD murni 2016 menjadi Rp739,11 miliar di perubahan. Mengalami penurunan Rp29,06 miliar atau 3,78%. Kemudian untuk bansos dari semula Rp4,68 miliar turun sekitar 42,71% menjadi Rp2,68 miliar. Dengan demikian kedua pos bantuan ini mengalami penurunan total Rp31,06 miliar.

Kepala Bidang Anggaran Dinas Pengelolaan Pendapatan Kekayaan dan Aset Pemda DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan untuk korban erupsi merapi sebenarnya ada bantuan yang bisa diakses sebesar Rp11 miliar.

Angka itu berada di dua rekening yaitu bansos dan biaya tak terduga dalam belanja tak langsung. Dana tersebut awalnya merupakan dana masyarakat yang masuk di rekening Merapi. Tetapi sesuai kesepakatan bersama DPRD DIY periode 2009 - 2014 dana tersebut lalu dimasukkan di dalam APBD DIY.

Dengan demikian, proses pencairan bantuan pun harus mengikuti aturan dalam APBD. Berbeda dengan saat dana masyarakat itu masuk di rekening tersendiri, pencairan memang tak serumit di mekanisme APBD.

Pengakses bantuan ini pun akhirnya sangat kecil, bahkan di 2016 belum ada masyarakat korban erupsi merapi yang mengajukan. Pada 2015 pengakses bantuan ini juga relatif sedikit.

"Dulu mudah pengeluarannya [pencairan], sekarang harus sesuai regulasi yang ada, ini agak sulitnya," ujar Aris. Minggu (2/10/2016).

Aris pun tak menampik, lantaran pengakses kecil pada bantuan erupsi merapi, sehingga menjadi salahsatu faktor diturunkannya pos anggaran Bansos.