PILKADA KULONPROGO : Mukidi Jadi Calon Bupati, Tiba-tiba Diserang dalam Perjalanan ke Lokasi Kampanye

Salah satu adegan dalam simulasi sistem pengamanan (sispam) kota di Alun-alun Wates, Kulonprogo, Rabu (12/10/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI - Harian Jogja)
12 Oktober 2016 15:20 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Pilkada Kulonprogo mendapatkan pengamanan dari Polres

Harianjogja.com, KULONPROGO- Polres Kulonprogo menyelenggarakan simulasi sistem pengamanan (sispam) kota di Alun-alun Wates, Kulonprogo, Rabu (12/10/2016). Kegiatan itu menjadi bagian dari persiapan pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.

Pagi itu, Calon Bupati Kulonprogo bernama Mukidi bergerak menuju lokasi kampanye terbuka di Alun-alun Wates, Kulonprogo. Dia menaiki mobil bersama tim sukses dan juru kampanyenya.

Namun, segerombolan orang tidak kenal tiba-tiba mencegat mobil yang membawa Mukidi di tengah perjalanan. Mereka hendak menghalangi langkah tim kampanye dan meminta Mukidi keluar dari mobil.

Kejadian itu segera direspon oleh sejumlah anggota Polres Kulonprogo yang tengah menjaga kelancaran lalu lintas. Koordinasi pun dilakukan dengan tim terkait untuk mengatasi serangan dari puluhan orang yang menghadang rombongan salah satu calon bupati itu.

Situasi yang sempat ricuh kemudian dapat terkendali dengan relatif cepat. Polisi juga mengamankan beberapa orang yang diduga menjadi provokator.

Peristiwa itu adalah salah satu adegan dalam simulasi sispam kota oleh Polres Kulonprogo. Sekitar 600 orang dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Ini untuk mengecek kesiapan seluruh personel dan peralatan untuk pengamanan Pilkada,” kata Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi, di sela kegiatan.