PPDB 2017 : Siswa Setia dengan Sekolah Daerah Asal dapat Reward, Berupa Apa?

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/4/2016).(Uli Febriarni/JIBI - Harian Jogja)
14 Oktober 2016 10:55 WIB Jogja Share :

PPDB 2017 untuk DIY, kuota sekolah tingkat SMA sederajat dihapus

Harianjogja.com, JOGJA - Penghapusan kuota untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun depan menjadi kesempatan bagi sekolah daerah meningkatkan kualitas.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan, sekolah di daerah tidak perlu khawatir dengan konsep baru penghapusan kuota ini. Dia meyakini, bibit-bibit unggul di daerah tidak akan banyak lari menuju sekolah-sekolah di kota.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/06/30/ppdb-2016-ratusan-kursi-smp-negeri-masih-belum-terisi-733982">PPDB 2016 : Ratusan Kursi SMP Negeri Masih Belum Terisi)

"Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya sebenarnya tidak banyak juga siswa-siswa dari daerah yang lari ke kota. Kuota yang disediakan tidak pernah sampai over kuota. Jadi konsep baru nantinya jangan sampai khawatir daerah bakal krisis siswa," papar dia, Kamis (13/10/2016)

Kendati begitu, provinsi sudah menyiapkan formulasi reward bagi siswa yang tetap setia bersekolah di daerah asal. Reward berupa penambahan nilai.

"Misalnya siswa Bantul yang tetap bersekolah di Bantul kita beri penambahan nilai dua. Siswa Bantul ke Jogja cuma dapat nilai satu. Siswa Semarang ke Jogja enggak dapat penambahan nilai," jelasnya.

Tapi besaran nilai yang akan diberikan masih dalam pembahasan.

Baskara Aji menambahkan, kewenangan provinsi terhadap SMA ini juga tidak bersifat kaku. Jadi pihaknya akan turut mendukukung apabila ada kepala daerah yang berniat untuk mengembangkan sekolah yang berada Di cakupan wilayahnya masing-masing.