PILKADA JOGJA : Bawaslu DIY Dukung Penghapusan Kampanye Terbuka

Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah (JIBI/Harian Jogja - Istimewa)
21 Oktober 2016 00:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Pilkada Jogja mengenai wacana penghapusan kampanye terbuka mendapat dukungan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY mendukung agar kampanye terbuka dihapuskan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2017 mendatang, karena besarnya potensi konflik.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/20/pilkada-jogja-rawan-gesekan-kpu-diminta-meniadakan-kampanye-terbuka-762045">PILKADA JOGJA : Rawan Gesekan, KPU Diminta Meniadakan Kampanye Terbuka)

"Kami sepakat agar kedua pasangan calon tidak mengambil jatah kampanye terbuka," kata Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib, saat dihubungi Kamis (20/10/2016).

Najib mengatakan wacana penghapusan kampanye terbuka juga sempat menjadi pembahasan saat rapat koordinasi bersama komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, KPU Kota Jogja dan KPU Kulonprogo, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, potensi konflik dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja dan pemilihan bupati dan wakil bupati Kulonprogo, cukup kuat karena masing-masing diikuti oleh dua pasangan calon. Bahkan, kata dia, di Kota Jogja punya sejarah konflik antarsimpatisan partai yang kerap mencuat saat pemilu.