PILKADA JOGJA : Persiapkan Pilwalkot, Ini Pesan Kapolresta untuk Anggota Polri

Ilustrasi polisi (JIBI/Solopos - Sunaryo Haryo Bayu)
22 Oktober 2016 11:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Pilkada Jogja, kedua balon mulai berebut simpati warga.

Harianjogja.com, JOGJA -- Dalam apel gelar pasukan pengamanan pilwalkot Polresta Jogja kemarin (21/10/2016) di Alun-Alun Utara juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, Linmas, Dinas Ketertiban, Dinas Perhubungan, dan sejumlah unsur masyarakat.

Gelar pasukan dan simulasi pengamanan itu juga dihadiri Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Panitia Panwascam, PPK, dan tim pemenangan kedua pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota. Kapolresta Jogja Tommy Wibisono mengatakan gelar pasukan dan simulai pengamanan dilakukan untuk melihat kesiapan personel sebelum diterjunkan dalam pengamanan pilwalkot.

"Pesta demokrasi pilkada Jogja merupakan bagian dari kemerdekaan rakyat untuk memilih walikota dan wakil walikota, maka perlu ada jaminan keamanan agar tiap tahapan berjalan aman," kata Tommy.

Ia berharap dalam pilwalkot Jogja tidak terjadi kerusuhan sosial, isu SARA, pertikaian antarpendukung, intimidasi, serta kecurangan, seperti kejadian di beberapa daerah. Pihaknya akan memanfaatkan wadah penegakan hukum terpadu (Gakumdu) bersama unsur kejaksaan, polisi, dan Badan Pengawas Pemilu dalam menangani tiap tindak pidana dalam pilwalkot.

Tommy menekankan kepada semua anggota Polresta Jogja untuk menjaga netralitas dalam pilwalkot Jogja dan menghindari tindakan kontraproduktif yang bisa merusak citra Polri, memetakan tingkat kerawanan di wilayah masing-masing dengan memaksimalkan fungsi intelejen dan babinkamtibmas, menjalin komunikasi dengan sejumlah unsur, serta meningkatkan kewaspadaan dari potensi ancaman terorisme.