Festival Sate Klathak Diwarnai Hoax Info Makan Sate Gratis, Bikin pengunjung Kecewa

Deretan porsi sate klathak siap dibagikan di acara Fetsival Sate Klathak yang digelar di Pasar Seni Gabusan, Minggu (30/10/2016). (Arief Junianto/JIBI - Harian Jogja)
30 Oktober 2016 21:47 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Festival Sate Klathak yang digelar di Pasar Seni Gabusan, Minggu (30/10/2016) pagi  membuat banyak pengunjung kecewa

Harianjogja.com, BANTUL-Ribuan pengunjung Festival Sate Klathak yang digelar di Pasar Seni Gabusan, Minggu (30/10/2016) pagi kecewa lantaran gagal turut menikmati kuliner khas Yogyakarta itu.

Pasalnya, pihak panitia ternyata memberlakukan sistem penukaran voucher terhadap masyarakat yang ingin menikmati sate klathak. Sedangkan para pengunjung yang datang ke acara itu, kebanyakan mengaku mendapatkan informasi bahwa kuliner itu diberikan secara cuma-cuma.

Salah satunya adalah Winarti. Pengunjung asal Sewon itu mengaku kecewa lantaran ia tak bisa ikut menikmati kuliner daging kambing legendaries asal Bantul itu. Ketika ditemui di lokasi acara, ia mengaku mengetahui kabar acara tersebut dari media sosial. “Dari media sosial, saya tahunya gratis. La ketika datang ke sini kok malah ditagih kupon,” keluhnya.

Sialnya, ketika ia hendak berjuang mendapatkan kupon itu, pihak panita sontak menyergahnya dengan alasan semua kupon telah terdistribusikan. Akibatnya, ia yang ketika membawa serta dua orang kawannya pun harus gigit jari.

Hal serupa juga dialami Solehati. Ibu satu anak asal Kota Jogja itu mengaku sengaja mengajak serta putranya untuk menikmati sajian sate klathak. Terlebih, ia mengetahui bahwa festival itu melibatkan banyak produsen dan pedagang sate klathak ternama di Bantul. “Anak saya tiwas seneng  [terlanjur gembira], Mas. Untung tadi dikasih voucher sama ibu-ibu yang di sana,” keluhnya.