Jadwal dan Tarif Bus KSPN Jogja ke Obelix Pantai Drini 16 September Mulai 07.30 WIB
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Aktivis peduli HIV/AIDS membagikan kondom dan selebaran berisi informasi dan tata cara pencegahan penularan HIV/AIDS di Terminal Gayatri, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (1/12/2015). Aksi pembagian kondom gratis itu ia lakukan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap 1 Desember. Pembagian kondom gratuis itu sekaligus bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan dan bahaya penularan HIV. (JIBI/Solopos/Antara/Destyan Sujarwoko)
HIV/AIDS Jogja penularan terus dicegah
Harianjogja.com, JOGJA -- Belum ada obat yang mampu mengatasi penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immunodeficiency Syndrom (AIDS). Upaya yang bisa dilakukan hanya menekan bertambahnya virus. Jumlah penderita terus bertambah, bahkan HIV/AIDS di DIY tak mengenal profesi. Hampir merasuk ke semua latarbelakang, dari TNI/Polri, PNS, pekerja swasta hingga ibu rumah tangga terdata ada yang teridap virus mematikan ini.
Pasien yang teridentifikasi HIV hingga triwulan kedua 2016 di DIY sebanyak 3.525 orang ditambah masih ada 1.401 penderita sudah masuk dalam fase AIDS. Profesi wiraswasta tergolong paling banyak dengan jumlah 668 HIV dan 233 penderita AIDS, disusul urutan kedua ibu rumah tangga dengan 431 penderita HIV dan 212 AIDS.
Pekerjaan bergengsi seperti TNI/Polri tak luput dari serangan penyakit ini. Dari data ada 23 penderita HIV berstatus TNI/Polri dan 11 AIDS. Di kalangan birokrat ada 88 PNS teridentifikasi HIV dan 47 AIDS. Hanya dua jenis profesi tercatat nol di data Dinkes DIY tidak terkena HIV/AIDS, yaitu pramugari dan manager profesional. Bahkan tenaga profesional medis terdata 7 terkena HIV dan 4 terkana AIDS. Begitu juga dengan seniman, tercatat ada 15 penderita HIV dan 3 orang AIDS.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinkes DIY Elvy Effendi mengakui dari data memang hampir semua profesi tercatat ada penderita HIV AIDS. Akantetapi, itu berdasarkan identifikasi data sejak 1993 hingga triwulan kedua tahun 2016. Dari ribuan penderita itu, memang tidak semuanya melanjutkan ke pengobatan. Mereka yang tak melanjutkan pengobatan dimungkinkan karena sudah meninggal, sudah bosan berobat karena harus minum obat dengan tepat waktu setiap harinya atau memang benar-benar tidak mau diobati.
"Misal yang periksa 100 [orang], ditemukan positif misal [HIV/AIDS] 50, nah hanya dua per tiga dari 50 itu yang mau terus melanjutkan pengobatan," ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/11/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini thalassemia
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Empat film baru tayang di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Ada Akal Imitasi, Istimewa, Taboo: The Silent Day, dan Urang Bunian.
PSIM Jogja menghadapi Madura United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Van Gastel siap menghadapi permainan menyerang dan terbuka.
The Fed menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75%-4%, pertama sejak Juli 2023, di tengah tekanan inflasi dan harga energi AS.