Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Ilustrasi wanita hamil (Pregnancy.lovetoknow.com)
Program SMS Bunda diharapkan bisa menekan angka kematian ibu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 2.000 ibu di Gunungkidul memiliki risiko tinggi dalam kehamilan sehingga membutuhkan penanganan yang benar. Peluncuran SMS Bunda diharapkan bisa memberikan pendampingan terhadap para ibu sehingga angka kematian bisa lebih ditekan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Agus Prihastoro mengatakan, untuk saat ini ada 10.000 ibu hamil. Dari jumlah tersebut, 2.000 ibu memiliki risiko tinggi kehamilan sehingga butuh penangan yang tepat. Hal tersebut dibutuhkan agar selama proses kehamilan atau pun persalinan tidak terjadi insiden, sebab para ibu ini memiliki bahaya lebih besar ketimbang ibu dalam kondisi normal.
Menurut dia, banyak faktor yang membuat para ibu ini masuk kategori rentan, antara lain gizi buruk, komplikasi penyakit hingga usia yang terlalu muda atau tua. Data dari dinas kesehatan mencatat, dari 2.000 ibu yang memiliki risiko tinggi, 400 orang di antaranya masuk kategori di bawah umur.
“Angka kematian ibu dan bayi di Gunungkidul terhitung tinggi. Angka ini muncul salah satunya disebabkan karena para ibu yang memiliki risiko tinggi,” kata Agus disela-sela kegiatan peluncuran SMS Bunda di Bangsal Sewokoprojo, Kamis (8/12/2016).
Dia menjelaskan, dengan SMS bunda para ibu hamil bisa mendapatkan konsultasi secara berkala tentang perawatan selama kehamilan hingga persalinan. Tak hanya itu, pesan tersebut juga memberikan informasi tentang kesehatan ibu dan anak. “Harapannya dengan program ini maka angka kematian bisa ditekan,” katanya.
Mantan Inspektur Inspektorat Daerah Gunungkidul ini mengatakan, untuk aktivasi dalam program ini cukup mudah. Sebab prosesnya, masyarakat tinggal mengirimkan pesan ke nomor 082327735585.
Setelah itu akan mendapatkan pemberitahuan untuk mengirimkan informasi terkait dengan hari perkiraan lahir (HPL) atau pun tanggal lahir anak. “Jika proses ini selesai maka selanjutnya bisa mendapatkan berbagai informasi terkait dengan kesehatan ibu dan anak secara berkala,” tuturnya.
Terpisah, Bupati Gunungkidul Badingah menyambut baik peluncuran program SMS Bunda yang terselenggara atas kerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Harapannya dengan progam ini maka kesehatan masyarakat bisa meningkat sehingga angka kematian bisa ditekan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.