Relokasi Pabrik Otomotif ke Vietnam, 5.000 Buruh Khawatir PHK
FSPMI Jatim menyebut dua pabrik komponen otomotif tidak tutup total meski relokasi ke Vietnam. Namun, sekitar 5.000 buruh berpotensi terdampak PHK.
Ilustrasi uang rupiah (Dok/JIBI/Solopos)
Kriminal Sleman terjadi berupa penipuan bermodus pinjam uang
Harianjogja.com, SLEMAN- Bawa kabur uang pinjaman, Eko Indra, 23 , warga Sumberejo, Tempel, Sleman dilaporkan polisi. Salah satu korbannya, Yuliatmoko, 22, warga Donokerto, Turi, Sleman Telah ditipu karena telah memberikan uang kepada pelaku hingga ratusan juta rupiah.
Kapolsek Turi AKP Rubiyanto mengatakan, tersangka diamankan oleh unit Reskrim Polsek Turi pafa Senin (12/12/2016) siang saat rumah korban. Kedatangan pelaku ke rumah korban saat itu hendak kembali meminjam sejumlah uang kepada korban.
“Sebelumnya sudah pernah pinjam uang saat ditagih malah mengajukan pinjaman uang lagi dan menjanjikan akan mengganti uang dengan mobil Totoya Rush,” katanya, Selasa.
Kapolsek menjelaskan tertangkapnya pelaku penipuan tersebut setelah sebelumnya korban mengatur strategi dengan petugas kepolisian, korban oleh petugas diminta untuj menyanggupi permintaan pinjaman tambahan uang untuk menjebak pelaku.
Kemudian saat pelaku kembali menghubungi korban dengan sambungan telepon, korban meminta pelaku datang ke rumah untuk mengambil uang pinjaman tambahan. Sebelumnya pelaku sudah meminjam uang kepada korban sebanyak Rp200 juta.
Pelaku yang berniat menipu kembali korbannya, menyanggupi untuk datang ke rumah korban. Namun sebelum berhasil mendapatkan pinjaman yang diinginkan, pelaku langsung di bekuk oleh anggota yang sudah ada di lokasi kejadian sebelum pelaku datang.
“Pelaku tidak berkutik saat digelandang oleh petugas, dia (pelaku) langsung dibawa ke Mapolsek Turu," katanya.
Saat dimintai keterangan lebih lanjut oleh petugas dan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan penyidik diketahui bahwa pelaku sudah melakukan aksi penupuan dengan modus meminjam uang dari beberapa korban. Dari berbagai aksi penipuan, pelaku berhasil mengantongi uang hasil penipuan sebanyak Rp 600 juta.
"Modusnya selalu sama, dengan meminjam uang, kemudian menjanjikan akan diganti dengan barang seperti mobil. Tetapi itu hanya tipu muslihat pelaku sementara uang dari korbannya tidak ada yang dikembalikan," ujar Kapolsek.
Saat ini pelaku yang menekam di tahanan Mapolsek Turi akan disangkakan dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan juga dengan pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan. Tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal empat tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FSPMI Jatim menyebut dua pabrik komponen otomotif tidak tutup total meski relokasi ke Vietnam. Namun, sekitar 5.000 buruh berpotensi terdampak PHK.
Raudi Akmal tetap ditahan meski sakit, kuasa hukum ajukan penangguhan ke Kejari Sleman.
Saatnya memanfaatkan kesempatan program Final WOW Sale untuk melengkapi hunian dan kebutuhan bisnis bersama INFORMA Pakuwon Mall Jogja
Vinicius Junior naik ke posisi kedua Sepatu Emas Piala Dunia 2026, tempel Messi.
Gempa besar Venezuela picu kerusakan parah, korban tewas berpotensi tembus puluhan ribu.
Gelombang panas ekstrem di Eropa tewaskan ratusan orang di Spanyol, Inggris pecahkan rekor suhu tertinggi.