Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Full day school memerlukan kecermatan dan ketelatenan guru
Harianjogja.com, JOGJA - Pakar Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Khoirudin Bashori berpendapat sensivitas para pendidik sangat menentukan keberhasilian konsep http://www.solopos.com/2016/10/11/full-day-school-sekolah-di-jogja-sudah-siap-tapi-permintaan-uji-coba-tak-berlanjut-759870">Full Day School atau sekolah seharian yang digulirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Menurut dia, ada tiga poin sensivitas yang harus melekat pada masing-masing pendidik sehingga tujuan pembentukan karakter dalam konsep full day school bisa tercapai. Adapun tiga sensivitas para pendidik tersebut meliputi sisi kepekaan, kehangatan dan responsivitas.
Dari sisi kepekaan, jelas dia, para pendidik harus peka terhadap kebutuhan fisik dan psikologi anak. Para pendidik juga harus peka terhadap masalah belajar dan hunungan sosial anak.
Kemudian dari sisi kehangatan, para guru harus bisa memberi cukup perhatian dan sentuhan kasih sayang kepada anak. Selain itu para guru harus peduli terhadap kebutuhan dan problematika anak.
"Dalam sisi responsivitas juga ada dua poin yang harus dipahami guru," paparnya dalam Seminar Paradigma Full Day Schholl, Perspektif Psikologi yang berlangsung di Universitas Islam Indonesia (UII), belum lama ini.
Dua aspek responsivitas, pertama, para guru harus bisa memberikan reaksi dengan cepat terhadap kebutuhan dan permasalahan anak. Kedua, para guru harus cepat memberikan respon atas kebutuhan dan problematika yang sedang dihadapi anak didik.
Selain itu, lanjut Khoiruddin, penerapan full day schholl harus bisa memberikan layanan optimal kepada seluruh siswa dengan berbagai perbedaan bakat, minat dan kebutuhan belajar.
"Full day schooll juga meningkatkan kapabiitas yang dimiliki siswa sehingga dapat mengaktualisasi diri sepenuhnya. Selain itu juga harus dapat membangun karakter atau kepribadian yang kuat, kokoh dan mantap pada diri siswa," jelasnya.
Sementara dalam kunjungannya ke Jogja, pekan lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi berharap masyarakat tidak keliru dalam menangkap konsep yang dia gelontorkan. Menurut dia, konsep yang saat ini dikenal luas dengan sebutan full day schooll itu sebenarnya hanya implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo.
Mendikbud mengklaim telah menyelesaikan penyusunan naskah akademik dan pelaksanaan konsep penguatan karakter yang dituangkan dalam full day schooll. Saat ini, Kemendikbud akan mengidentifikasi calon daerah dan sekolah untuk pilot project.
Berdasarkan pantauan Kemendikbud, beberapa sekolah yang sudah menerapkan Full Day Schooll menunjukkan performa positif terhadap penguatan pendidikan karakter.
Salah satunya di Kabupaten Siak, Kepulauan Riau. Menurut Muhadjir, seluruh sekolah di Kabupaten Siak telah melaksanakan penguatan pendidikan karakter. Setiap siswa sekolah dasdar hingga menengah bersekolah hingga pukul 15.30 WIB.
Implementasinya, setelah pukul 13.00 WIB, sekolah-sekolah di sana diambil alih oleh ustad dan pengajar agama lainnya. Selanjutnya para siswa belajar penguatan agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.