Listrik Padam 13 Kali dalam 2 Bulan, Warga Wates Mengeluh

Foto Ilustrasi Pemadaman Listrik(JIBI/Harian Jogja - Antara)
20 Desember 2016 20:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Listrik padam terjadi hingga 13 kali dalam sebulan di Wates

Harianjogja.com, KULONPROGO-Warga Dusun Beji, Wates mengeluhkan layanan listrik yang padam hingga 13 kali dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Listrik padam pada sore dan malam hari yang merupakan jam belajar efektif bagi anak-anak.

Padamnya listrik terjadi selama Bulan November hingga Desember. Ketua RT 3 Beji, Apriyanto mengatakan kadang listrik padam lebih dari sekali dalam 1 hari. “Sudah 13 kali padam, kita punya data kompletnya,” ujarnya pada Selasa(20/12/2016) karena listrik padam cukup lama.

Menurutnya, pemadaman ini mengganggu jam belajar anak-anak. Terlebih lagi, listrik padam ketika anak sekolah sedang dalam masa ujian.

Selain itu, sejumlah pelaku usaha kecil yang mengandalkan listrik dalam berusaha seperti pemilik warung. Hal serupa juga dikeluhkan oleh Kastono, warga Beji yang memiliki usaha ayam potong.

Usahanya sangat tergantung dengan pasokan listrik sehingga ketiadaan listrik membuat ayamnya stres. Ayam ini kemudian tidak menyentuh pakannya dan berpotensi menyebabkan kerugian karena perkembangannya tidak maksimal. Dijelaskan pula jika warga sebenarnya sudah mengeluhkan hal ini kepada pusat layanan PLN setempat.

Namun, tidak ada tanggapan ataupun tindak lanjut yang memuaskan. Selama ini, petugas yang dihubungi berdalih cuaca buruk dan angin sebagai penyebab padamnya listrik. Warga juga ingin jaringan listriknya dialihkan ke Wates karena dianggap lebih aman dan jarang padam. Selama ini, jaringan listrik warga Beji masuk dalam aliran listrik yang berasal dari Kecamatan Kokap.

Ketika dikonfirmasi, Suryanto, Supervisor Adiministrasi dan Pelayanan Pelanggan PLN Rayon Wates, mengakui memang ada gangguan listrik dalam 10 hari terakhir. “Cuaca buruk jadi menggangu jaringan listrik,” jelasnya.  Namun, ia menyatakan terima kasih untuk masukan dari warga.

Lebih lanjut, ia mengharapkan kerjasama warga untuk pembersihan sejumlah ranting pohon yang mengganggu jaringan listrik.