LIBUR AKHIR TAHUN : 1.964 Personel Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru di Jogja

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra KumalaPolisi membentuk barikade pengamanan saat simulasi pengamanan pemilu di kawasan Stadion Manahan, Solo, Selasa (25 - 2). Latihan Sistem Pengamanan Kota tersebut dilakukan agar anggota kepolisian sigap dalam menghadapi massa yang anarkis saat berlangsungnya pemilu.
22 Desember 2016 17:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Libur akhir tahun di Jogja mendapatkan pengamanan dari Polresta Jogja

Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 1.964 personel gabungan siap mengamankan Natal dan Tahun Baru di Kota Jogja. Pengamanan sudah dimulai sejak Kamis (22/12/2016) melalui Gelar Pasukan Operasi Lilin Progo di halaman Stadion Mandala Krida.

“Semua kami amankan termasuk gereja, kami tingkatkan kewaspadaan dan kesiapan,” kata Kapolresta Jogja, Komisaris Besar Tommy Wibisono, seusai gelar pasukan.

Personel gabungan terdiri dari polisi, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketertiban, Pemadam Kebakaran, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama, dan sejumlah komunitas lainnya. Tommy mengatakan sebelum perayaan Natal pihaknya juga akan melakukan sterilisasi di beberapa gereja.

Polisi juga akan mendirikan posko pengamanan di tujuh gereja di Kota Jogja, yakni di Gereja Kotabaru, Gereja Sawokembar Gondokusuman, St Albertus Jetis, dan empat gereja di Bintaran, Pugeran, Kemetiran, dan Loji Kecil. Tommy mengimbau jemaat tidak membawa perhiasaan yang mencolok saat beribadah

Selain itu, empat pos pengamanan lainnya akan ditempatkan di lokasi keramaian seperti di Simpang Titik Nol Kilometer, Simpang Teteg, Simpang Gejayan, dan Simpang Gembiraloka Zoo. “Semua kekuatan TNI, Polri, dan masyarakat all out [selama libur Natal dan Tahun Baru],” ujar Tommy.