Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Beberapa nelayan di Pantai Congot, Temon, merapikan dan membersihkan jaring dari sampah-sampah yang tersangkut saat dipasang di tengah laut untuk menjaring ikan, Selasa (8/9/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Nelayan Gunungkidul menggunakan jaring sederhana yang dibuat sendiri.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul Rujimanto memastikan tidak ada nelayan yang menangkap ikan menggunakan cantrang. Pasalnya untuk aktivitas nelayan di kawasan pesisir masih banyak yang menggunakan alat tradisional.
“Penggunaan cantrang di perairan Gunungkidul tidak ada. Sebab untuk menangkap ikan hanya menggunakan jaring sederhana yang dibuat nelayan sendiri,” katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (28/4/2017).
Menurut dia, ada beberapa penyebab nelayan tidak menggunakan cantrang. Pertama berkaitan dengan kondisi geografis di perairan Selatan. Sedang faktor lainnya, cantrang tidak digunakan karena alat ini hanya digunakan untuk kapal besar. Sementara kondisi nelayan di Gunungkidul masih banyak menggunakan kapal tradisional dengan ukuran kecil.
“Jelas tidak bisa kalau menggunakan cantrang. Sebab itu hanya digunakan untuk kapal yang besar, dan bukan jukung seperti di wilayah Gunungkidul,” ujarnya.
Disinggung mengenai larangan penggunaan cantrang yang menimbulkan polemik antara nelayan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, ia berharap masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Jangan sampai masalah ini terus berlarut-larut karena dampaknya tidak akan baik untuk nelayan atau pun pemerintah sendiri.
“Mudah-mudahan ada solusi sehingga permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Anggaran alkes TB 2027 menjadi sorotan DPR. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut penanganan TB diperkuat lewat dana hibah.
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Koalisi buruh menyoroti draf RUU Pelindungan Ketenagakerjaan terkait upah, pekerja kontrak, outsourcing, dan pemagangan.
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.