KECELAKAAN LAUT : Jasad Sukirdi Ditemukan Mengambang di Perairan Paranggupito

Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos - Dok.)
29 April 2017 20:22 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Kecelakaan laut, setelah beberapa hari, jenazah korban ditemukan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Tim SAR Satlinmas Wilayah I dibantu nelayan berhasil menemukan jasad Sukirdi,45,http://www.solopos.com/2017/04/29/kecelakaan-laut-ini-alasan-warsono-kardi-diduga-alami-laka-air-813376"> salah seorang pemancing yang hilang sejak beberapa hari lalu di perairan Pantai Wediombohttp://www.harianjogja.com/2017/04/29/kecelakaan-laut-ini-alasan-warsono-kardi-diduga-alami-laka-air-813376">http://www.harianjogja.com/2017/04/29/kecelakaan-laut-ini-alasan-warsono-kardi-diduga-alami-laka-air-813376. Dengan penemuan ini, maka masih ada seorang pemancing atas nama Warsono yang belum diketemukan.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Sunu Handoko mengatakan, operasi pencarian terhadap dua pemancing sebenarnya sudah dihentikan sejak Jumat (28/4/2017) sore. Namun demikian, pengentian tersebut tak lantas membuat operasi pencarian ikut dihentikan. Sebagai buktinya, tim SAR dibantu dengan nelayan tetap melakukan pencarian.

Hasilnya pada Sabtu (29/4/2017) pagi, tim menemukan jasad Sukirdi yang mengambang di perairan Paranggupito, yang masuk wilayah Wonogiri. Korban ditemukan dalam keadaan mengapung sekitar 500 meter dari pantai Watumandi di Desa Gudangharjo, Paranggupito. Sunu mengakui, di awal penemuan, tim kesulitan melakukan identifikasi. Namun, setelah dilakukan pengecekan dapat dipastikan bahwa jasad tersebut bernama Sukirdi.

“Sudah kami cek dan untuk kepastian juga sudah dilakukan klarifikasi ke pihak keluarga korban,” kata Sunu, Sabtu (29/4/2017).