Penyerapan Beras Bulog Ditarget 65.000 Ton

Seorang pekerja menata beras bulog pengadaan kuartal kedua tahun 2015 di Gudang Bulog Sub Divisi Regional Malang-Pasuruan, Gadang, Malang, Jawa Timur, Selasa (19/5/2015). Persediaan beras menjelang bulan Ramadan untuk wilayah Malang-Pasuruan dinyatakan aman hingga lima bulan ke depan dengan stok mencapai 25.000 ton. (JIBI/Solopos/Antara - Ari Bowo Sucipto)
30 April 2017 11:02 WIB Whisnupaksa Kridhangkara Jogja Share :

Beras Bulog dipastikan dalam jumlah yang aman.

Harianjogja.com, JOGJA-Bulog Divre DIY memastikan stok beras untuk menyambut puasa dan Lebaran akan aman. Harga komoditas pokok ini tetap dijaga, agar saat terjadi peningkatan permintaan tidak terjadi lonjakan harga.

Baca Juga : http://www.harianjogja.com/?p=813582">Jelang Puasa, Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Kendati cuaca saat ini memasuki peralihan musim, Kepala Perum Bulog Divre DIY Miftahul Adha berharap pasokan beras dari petani di setiap wilayah di DIY tetap aman. Tahun ini, penyerapan beras ditargetkan mencapai 65.000 ton. Saat ini, beras yang telah terserap per bulan April sudah mencapai 14.000 ton.

"Penyerapan beras tahun ini cukup baik. Dibandingkan periode yang sama di tahun lalu ada peningkatan. Periode sama tahun lalu hanya terserap 12.000 ton, sedangkan sekarang ini sudah terserap sampai 14.000 ton," jelas Miftah.

Miftah menambahkan tidak hanya pasokan beras saja yang dijaga. Menjelang puasa dan Lebaran, kestabilan harga komoditas pokok juga akan dipertahankan. Untuk harga beras kualitas medium dipertahankan dengan kisaran harga antara Rp8.000 sampai Rp8.500 per kilogram. Sedangkan untuk jenis premium, harganya dipatok sekitar Rp9.500 per kilogram.

"Kami juga akan melakukan operasi pasar untuk tetap menjaga harga bahan pokok di pasaran. Nanti sebelum puasa, selama puasa hingga Lebaran kami akan lakukan operasi pasar," imbuh Miftah.

Berdasarkan laporan harga bahan pokok yang dipantau Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY di Pasar Kranggan, Pasar Demangan dan Pasar Beringharjo, menunjukan harga komoditas masih relatif stabil. Kendati beberapa kelompok bahan makanan mengalami kenaikan harga.

Harga beras jenis IR 1 dan IR 2, masih dijual dengan kisaran harga Rp9.000 sampai Rp9.500 per kilogram.Sedangkan untuk komoditas gula pasir dan minyak goreng juga relatif stabil dengan harga masing-masing Rp12.500 untuk gula pasir dan Rp11.500 untuk minyak goreng sawit.