UJIAN NASIONAL 2017 : Siswa UN Tuna Netra Keluhkan Soal Tidak Terbaca

040314_SOLO_LATIHAN UN2JIBI/Solopos/Septian Ade MahendraMurid sekolah menengah pertama (SMP) penyandang tunanetra mendengarkan soal yang dibacakan oleh petugas saat mengikuti latihan Ujian Nasional (UN) di Sekolah Luar Biasa Bagian Tunanetra (SLB/A-YKAB), Jagalan, Solo, Selasa (4 - 3). UN tingkat SMP sederajat secara serentak akan digelar 5/8 Mei 2014.
03 Mei 2017 10:19 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) Jogja mengeluhkan soal Ujian Nasional (UN) yang kurang terbaca

 

Harianjogja.com, JOGJA-Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) Jogja mengeluhkan soal Ujian Nasional (UN) yang kurang terbaca. Ada beberapa soal ujian dalam bentuk tulisan braille itu tidak timbul sehingga tidak terbaca.

“Tapi sudah teratasi soal dibacakan langsung oleh pengawas,” kata Kepala MTs Yaketunis Jogja, Agus Suryanto di ruang kerjanya, Selasa (2/5/2017).

Ujian Nasional hari pertama kemarin adalah Bahasa Indonesia.

Agus menduga beberapa soal UN yang tidak terbaca karena ditumpuk saat menyimpan soal. Ia berharap petugas lebih berhati-hati saat membawa soal untuk peserta ujian tuna netra. Agus menyarankan khusus untuk soal braile ditumpuk dalam posisi vertikal, tidak horizontal untuk menjaga agar tulisan braile tetap terbaca.

Selain beberapa soal kurang terbaca, UN di MTs Yaketunis sempat molor 15 menit karena soal terlambat datang, “Hanya tertunda seperempat jam, kemudian langsung mulai,” kata Agus.

UN di MTS Yaketunis diikuti empat siswa. Tiga siswa di antaranya tuna netra, sementara seorang siswa lainnya low vision.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Edi Heri Suasana mengatakan untuk peserta ujian nasional berbasis kertas dan pensil yang dikerjakan siswa berkebutuhan khusus merupakan kewenangannya provinsi.

Ia mengatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP/Mts yang digelar serentak kemarin, diklaim berjalan lancar, tidak ada gangguan.  “Sudah monitor ke beberapa sekolah, semua laporannya berjalan lancar.