Advertisement
UJIAN NASIONAL 2017 : Siswa UN Tuna Netra Keluhkan Soal Tidak Terbaca
Advertisement
Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) Jogja mengeluhkan soal Ujian Nasional (UN) yang kurang terbaca
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) Jogja mengeluhkan soal Ujian Nasional (UN) yang kurang terbaca. Ada beberapa soal ujian dalam bentuk tulisan braille itu tidak timbul sehingga tidak terbaca.
“Tapi sudah teratasi soal dibacakan langsung oleh pengawas,” kata Kepala MTs Yaketunis Jogja, Agus Suryanto di ruang kerjanya, Selasa (2/5/2017).
Ujian Nasional hari pertama kemarin adalah Bahasa Indonesia.
Agus menduga beberapa soal UN yang tidak terbaca karena ditumpuk saat menyimpan soal. Ia berharap petugas lebih berhati-hati saat membawa soal untuk peserta ujian tuna netra. Agus menyarankan khusus untuk soal braile ditumpuk dalam posisi vertikal, tidak horizontal untuk menjaga agar tulisan braile tetap terbaca.
Selain beberapa soal kurang terbaca, UN di MTs Yaketunis sempat molor 15 menit karena soal terlambat datang, “Hanya tertunda seperempat jam, kemudian langsung mulai,” kata Agus.
UN di MTS Yaketunis diikuti empat siswa. Tiga siswa di antaranya tuna netra, sementara seorang siswa lainnya low vision.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Edi Heri Suasana mengatakan untuk peserta ujian nasional berbasis kertas dan pensil yang dikerjakan siswa berkebutuhan khusus merupakan kewenangannya provinsi.
Ia mengatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP/Mts yang digelar serentak kemarin, diklaim berjalan lancar, tidak ada gangguan. “Sudah monitor ke beberapa sekolah, semua laporannya berjalan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- KSP Mekarsari DIY Tunda Pencairan Dana, Nasabah Resah
- Dampak Angin Kencang Sleman: Puluhan Rumah Rusak, 2 Tewas dan 6 Luka
- Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Gunungkidul, Warga DIY Rasakan Getaran
- Satpol PP Kota Jogja Kembali Tertibkan PKL dan Gepeng di Pasar Kembang
- Ganjar Pranowo Apresiasi Reresik Kali Code Bersama PDIP Kota Jogja
Advertisement
Advertisement



