Sultan Sebut Gerakan Pramuka Bisa Diarahkan pada Kegiatan Ekonomi

JIBI/Harian Jogja/Desi SuryantoSri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/07 - 2015).
09 Mei 2017 11:55 WIB Sunartono Jogja Share :

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyarankan gerakan pramuka juga mengarakan kegiatannya pada kegiatan ekonomi

Harianjogja.com, JOGJA - Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyarankan gerakan pramuka juga mengarakan kegiatannya pada kegiatan ekonomi. Hal itu diungkapkan dalam rapat koordinasi Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka DIY, Senin (8/5/2017).

Sultan juga meminta memanfaatkan teknologi informasi sebagai bahan ajar terpadu.

HB X menyatakan, gerakan pramuka menghadapi medan perjuangan sekaligus memerlukan pengorbanan baik social cost maupun economic cost. Sebagai individu, anggota gerakan pramuka harus memiliki modal kemandirian sebelum aktif dalam perjuangan sosial.

"Bagaimana generasi muda Pramuka DIY bisa berjuang di ranah sosial secara all out jika dirinya sendiri belum mandiri secara ekonomi?" ungkap Sultan dalam memberikan sambutan pengarahan, Senin (8/5/2017) kemarin.

Menurut Sultan, hal itu sering dilupakan, bahkan kadang membebankan misi yang berlebihan di pundak kaum muda Pramuka. Oleh karena itu lebih baik jika gerakan Pramuka diarahkan pada kegiatan ekonomi produktif terlebih dahulu.

Selain itu secara simultan sebagai bekal guna memberdayakan orang lain. "Sebab jika tidak, dikhawatirkan social cost-nya akan terbebankan pada anggaran pemberdayaan sendiri," imbuhnya.

Dalam misi pengabdian, lanjutnya, tetap menggunakan prinsip edukatif menyenangkan, namun juga tekun dan mengaplikasikan kerajinan, bentuk kontribusinya membangun ekonomi kreatif.

Sultan menambahkan, dalam konteks pertemuan Mabida tersebut, maka penerapan dapat dilakukan secara terencana dengan menyadari, perlunya gerakan pramuka DIY memanfaatkan teknologi informasi sebagai bahan ajar kepramukaan, serta pentingnya peningkatan pemberdayaan gugus depan dan satuan karya sebagai satuan terdepan pelaksanaan program.

"Perlunya peningkatan peran dan gungsi gerapan Pramuka DIY untuk secara aktif mengatasi masalah kepemudaan," ungkapnya.