Investasi Gunungkidul Rp394 Miliar Mei 2026, Industri Jadi Primadona
Investasi Gunungkidul hingga Mei 2026 mencapai Rp394 miliar atau 45,9 persen dari target tahunan. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Barang bukti aksi anarkisme suporter yang diamankan oleh petugas Polres Gunungkidul. Senin (8/5/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Dari 29 pelaku yang ditangkap saat bentrok suporter sepakbola di kawasan Gunungkidul, Minggu (7/5/2017), enam di antaranya masih berstatus anak-anak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dari 29 pelaku yang ditangkap saat http://m.harianjogja.com/?p=815504">bentrok suporter sepakbola di kawasan Gunungkidul, Minggu (7/5/2017), enam di antaranya masih berstatus anak-anak.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino menjelaskan status ini tidak menghentikan proses hukum terhadap keenam anak tersebut.
Menurut dia, polisi juga masih memeriksa satu orang yang belum ditetapkan statusnya apakah dinyatakan bersalah atau tidak.
“Untuk pelaku yang masih di bawah umur, kami juga meminta kepada para orang tua guna memberikan pembinaan,” katanya, Selasa (9/5/2017).
Sebelumnya, Petugas Kepolisian Resor Gunungkidul kembali menangkap enam orang suporter dari klub sepak bola dari Kota Jogja. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (8/5/2017) malam. Total sudah 29 orang yang diamankan pasca bentrok yang terjadi pada Minggu (7/5/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Gunungkidul hingga Mei 2026 mencapai Rp394 miliar atau 45,9 persen dari target tahunan. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Jay Idzes menjadi pemain Sassuolo dengan menit bermain terbanyak musim 2025-2026. Nilai pasar kapten Timnas Indonesia kini mencapai 14 juta euro.
HP hilang atau dicuri? Simak langkah mengamankan akun WhatsApp mulai dari blokir SIM, aktivasi ulang akun, hingga verifikasi dua langkah.
Dua warga Playen, Gunungkidul, terluka akibat serangan Beruk Sumatera yang lepas dari UPS Bunder. Satwa kini telah berhasil diamankan.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Disperindagkop Batang memetakan dampak kenaikan Pertamax terhadap distribusi barang, industri, transportasi, dan pola konsumsi masyarakat.