CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Barang bukti aksi anarkisme suporter yang diamankan oleh petugas Polres Gunungkidul. Senin (8/5/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Dari 29 pelaku yang ditangkap saat bentrok suporter sepakbola di kawasan Gunungkidul, Minggu (7/5/2017), enam di antaranya masih berstatus anak-anak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dari 29 pelaku yang ditangkap saat http://m.harianjogja.com/?p=815504">bentrok suporter sepakbola di kawasan Gunungkidul, Minggu (7/5/2017), enam di antaranya masih berstatus anak-anak.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino menjelaskan status ini tidak menghentikan proses hukum terhadap keenam anak tersebut.
Menurut dia, polisi juga masih memeriksa satu orang yang belum ditetapkan statusnya apakah dinyatakan bersalah atau tidak.
“Untuk pelaku yang masih di bawah umur, kami juga meminta kepada para orang tua guna memberikan pembinaan,” katanya, Selasa (9/5/2017).
Sebelumnya, Petugas Kepolisian Resor Gunungkidul kembali menangkap enam orang suporter dari klub sepak bola dari Kota Jogja. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (8/5/2017) malam. Total sudah 29 orang yang diamankan pasca bentrok yang terjadi pada Minggu (7/5/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.