Pakem Ditetapkan Jadi Sentra Produksi Sayur

Bupati Sleman Sri Purnomo berdialog dengan petani dalam gelar potensi di kantor UPT BP4 wilayah V Kecamatan Pakem, Selasa (16/5 - 2017). (Foto Istimewa)
17 Mei 2017 14:55 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Pakem Sleman akan dijadikan sebagai sentra produksi sayur

 
Harianjogja.com, SLEMAN-Gelar Potensi Produk Hasil Pertanian Sleman 2017 dibuka di kantor UPT BP4 wilayah V Kecamatan Pakem, Selasa (16/5/2017). Pakem akan dijadikan sebagai sentra produksi sayur.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, gelar potensi produk pertanian tersebut dilakukan untuk mendukung komitmen mempertahankan ketahanan pangan.

"Masyarakat Pakem menjadikan wilayahnya sebagai sentra penghasil sayur. Produksi sayur relatif lebih mudah perawatannya dibandingkan dengan makanan pokok dan masa panen lebih singkat," kata Sri di kantor UPT BP4 wilayah V Kecamatan Pakem, Selasa (16/5/2017).

Gelar potensi tersebut dilaksanakan selama tiga hari. Mulai Selasa (16/5/2017) hingga Kamis (18/5/2017). Beberapa rangkaian kegiatan yang ditampilkan berupa parade produk unggulan lokal pertanian, pangan dan perikanan se-Kecamatan Pakem dan Turi.

Ada juga bazar produk hasil karya kelembagaan tani berjumlah 50 stan, peresmian Mushollah di lingkungan kantor UPT BP4 wilayah V dan berbagai perlombaan.

Pada acara tersebut, Sri mengukuhkan 19 Kelompok Tani se Kecamatan  Pakem dan Turi. Pengukuhan tersebut dibagi menjadi tiga sesi, yaitu Kelas Pemula, Kelas Madya dan Kelas Lanjut.

Camat Pakem Siti Wahyu Purwaningsih mengatakan, wilayah Pakem memiliki program penanaman sejuta pohon, sayur, buah dan Tanaman Obat Keluarga (Toga). Dia berharap, Pakem bisa menjadi lumbung pangan terutama sayur-sayuran.

“Kalau Moyudan dan Minggir menjadi lumbung pangan dengan potensi padinya, kami memiliki potensi sayurnya," ujar Siti.