PORDA DIY : Venue Dayung di Bantul Terkendala Penambangan Pasir

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Dok)
21 Mei 2017 23:19 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Jelang digelarnya Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY, Bantul selaku tuan rumah masih memiliki banyak pekerjaan rumah

 
Harianjogja.com, BANTUL--Dua bulan jelang digelarnya Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY, Bantul selaku tuan rumah masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

Beberapa di antaranya yang paling krusial adalah persiapan venue, baik untuk gelaran masing-masing cabang olahraga, maupun untuk kontingen dari kabupaten/kota lain.

Hal itu sendiri oleh Ketua I KONI DIY Djoko Pekik Irianto. Dalam audiensi yang digelar KONI DIY bersama Bupati Bantul, Jumat (19/5/2017) di Ruang Rapat Sekda, Kompleks Kantor Bupati Bantul.

Dari sekian banyak kendala yang masih harus diselesaikan, setidak dua hal tersebut lah yang menjadi pekerjaan rumah paling krusial bagi tuan rumah. Venue cabang olahraga Dayung misalnya. Ia mengkhawatirkan, venue cabang Dayung yang digelar di Sungai Opak, tepatnya di Kecamatan Kretek itu akan terganggu dengan maraknya praktik penambangan pasir oleh warga setempat.

Itulah sebabnya, ia berharap Pemkab Bantul bisa segera melakukan koordinasi terkait persoalan tersebut. Setidaknya, beberapa hari jelang perlombaan, venue sudah bersih dari praktik penambangan.

Tak hanya itu, venue untuk masing-masing kontingen tamu pun diakuinya belum siap. Sejauh ini, hanya kontingen dari Jogja, serta panitia saja yang sudah disiapkan venuenya. “Sedangkan tiga kontingen lainnya belum ada,” katanya.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Riyantono mengaku optimistis bisa mensterilkan lokasi digelarnya cabor dayung tersebut dari penambang pasir. Untuk itu, perlahan-lahan pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap warga di sekitar lokasi untuk turut menyukseskan digelarnya PORDA DIY tersebut.

“Saya rasa tak masalah kok. Masak istirahat beberapa hari saja kok,” ucap Toni, sapaan akrabnya.