KORUPSI GUNUNGKIDUL : Kades Bunder Diberhentikan Sementara, Plt Disiapkan

Puluhan warga Desa Bunder, Kecamatan Patuk mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Gunungkidul untuk mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBdes) Bunder, Jumat (7/4/2017). (JIBI - Irwan A. Syambudi)
26 Mei 2017 05:21 WIB Irwan A Syambudi Gunungkidul Share :

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyiapakan pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan Kepala Desa (kades) Bunder

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyiapakan pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan http://m.harianjogja.com/?p=819226">Kepala Desa (kades) Bunder, Kecamatan Patuk yang tersangkut dugaan kasus korupsi. Kades telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh Kejasaan Negeri (Kejari) Gunungkidul.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DP3AKB-PMD) Gunungkidul, Sudjoko mengatakan status Kades Bunder, Kabul Santoso telah diberhentikan sementara.

Keputusan pemberhentian itu diambil seiring dengan perkembangan status hukum yang menjeratnya. “Kami sudah rapatkan dua kali. Draf surat keteranganya (SK) sudah kami siapkan dan sudah sampai Bupati,” kata dia, Rabu (24/5/2017).

Plt yang telah disiapkan merupakan dari perangkat desa setempat. Dan kata dia dalam satu pekan kedepan SK akan segera diberikan. Sehingga setelah diberikan pembekalan perihal kewenangan dan tugas yang haru dijalankan, Plt akan segera aktif untuk bekerja.

Sementara itu perihal status hukum yang menjerat Kabul, pihaknya akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan dan menerima apapun hasilnya. “Kalau sudah terjerat kasus korupsi ya sulit, kami tidak berani ikut campur dalam proses hukum yang sedang berjalan,” kata dia.