Advertisement
Pengunjung Keluhkan Pasar Malam Sekaten Becek dan Kotor
Advertisement
Pasar malam perayaan Sekaten (PMPS) yang direncanakan selesai pada tanggal 30 November 2017 ini mengundang komplain dari pengunjung
Harianjogja.com, JOGJA- Seusai dihebohkan dengan tarif parkir yang melambung tinggi, pasar malam perayaan Sekaten (PMPS) yang direncanakan selesai pada tanggal 30 November 2017 ini mengundang komplain dari pengunjung mengenai masalah sampah.
Advertisement
Ketika pengunjung memasuki area sekaten pengunjung akan langsung menemukan berbagai stan, mulai dari yang menjajakan makanan, pakaian hingga tas-tas rajutan lucu yang pastinya menarik banyak perhatian pengunjung.
Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa sampah juga tercecer dimana-mana. Kemanapun pengunjung melangkahkan kaki pengunjung akan menemui tumpukan sampah.
Salah satu pengungjung sekaten, Zahrina mengungkapkan bahwa banyaknya sampah ini menjadikan suasana sekaten kurang nyaman, terlebih lagi ditambah genangan air hujan.
"Udah sampahnya berserakan, trus becek lagi," ungkap Zahrina lebih lanjut.
Curah hujan yang tinggi di Bulan November membuat air hujan tersebut membentuk kubangan-kubangan kecil di area pasar malam.
Tidak jauh berbeda dari Zahrina, Annisa salah satu pengunjung sekaten juga berpendapat bahwa jumlah antara stan makanan ataupun stand barang jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah tempat sampah yang ada, sehingga kemungkinan besar pengunjung juga kebingungan untuk menemukan tempat sampah.
"Menurutku penataan tempatnya juga kurang tertata sih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Eks Panewu Cangkringan Akui Ada Permintaan Uang Hibah
- Polemik KDMP di SLB Mardi Mulyo Tirtomulyo Bantul Berakhir Damai
- DPRD Gunungkidul Desak Mitigasi Kebencanaan di Masyarakat Diperkuat
- Sejumlah Talud Rusak Diterjang Hujan, Pemkot Jogja Siapkan Perbaikan
- Pemkot Jogja Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement




