Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 11 Juli 2026, Lengkap
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat:
Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut
Harianjogja.com, SLEMAN-Aksi kekerasan yang melibatkan anak di bawah umur tidak semata-mata dipengaruhi faktor lingkungan. Kekurangan perhatian dan kasih sayang dari orang tua juga menjadi penyebabnya.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, kenakalan remaja yang banyak dilakukan oleh pelajar tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan sekolah saja. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut. "Orang tua dan perkembangan teknologi informasi ikut andil dalam masalah ini," katanya dalam kegiatan Sarasehan HUT SMAN 1 Ngaglik, Jumat (2/2/2018).
Sri menjelaskan, tidak sedikit orang tua yang merasa cukup memenuhi kebutuhan anak sebatas materiil saja. Orang tua lebih sibuk mencari uang dibandingkan menemani anaknya. Hal tersebut dinilai berdampak negatif kepada anak.
Anak-anak merasa kekurangan kasih sayang dan perhatian sehingga mencari jati diri di tempat lain. "Kondisi ini sangat mudah tergabung ke dalam kumpulan-kumpulan atau masuk ke pergaulan yang mengarah kepada hal-hal yang tidak baik,” kata Sri.
Selain faktor orang tua dan sekolah, dia juga menyebut perkembangan teknlogi informasi memiliki dampak negatif. Seringkali informasi negatif yang tersebar memicu munculnya kenakalan remaja. Menurutnya, banyak sisi positif yang bisa didapat dari perkembangan teknologi informasi akan tetapi perlu peran orang tua, dalam hal ini mengawasi para anak dalam mengakses informasi.
Pemkab, kata Sri menyiapkan berbagai program melibatkan Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban dengan kegiatan sweeping.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0732 Sleman, Mayor Inf Y Totok menyampaikan, sweeping akan dilakukan secara sinergi bersama Polres Sleman dan Satpol PP serta instansi terkait. Penertiban ke sekolah-sekolah, misalnya, bersinergi dengan Dinas Pendidikan. "Kegiatan sweeping ini terkait dengan kelengkapan kendaraan bermotor pada pelajar," kata Totok.
Menurutnya, masalah pelajar yang menggunakan sepeda motor ini jarang diperhatikan. Padahal masalah itu dapat memicu pelajar lainnya untuk melakukan hal yang sama. "Ini harus diperhatikan untuk meminimalkan gangguan keamanan dan ketertiban," usulnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat:
Rambut rontok berlebihan bisa dipicu berbagai faktor. Simak 14 cara mengatasi rambut rontok mulai dari pola makan, perawatan rambut.
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.
468 bayi Peru diberi nama Haaland usai penampilan gemilang di Piala Dunia 2026. Tapi masih kalah populer dari Messi (3.400) dan Neymar (34.000).
Deepfake AI di Jepang rugikan kreator Rp495 miliar dari 43.000 konten ilegal dalam 2 bulan. Pemerintah bentuk panel ahli, industri masih minim panduan.
Kemendikdasmen terbitkan SE pembatasan gawai di sekolah. Menteri Abdul Mu'ti: bukan larangan, tapi perlindungan dari adiksi & konten negatif.