Tahun Lalu Tercapai Rp4 Miliar, Tahun Ini ZIS Kulonprogo Ditarget Rp15 Miliar

08 Februari 2018 15:20 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Pemkab Kulonprogo Targetkan Rp15 miliar Zakat, Infak dan Sodaqoh (ZIS) dari pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Kulonprogo di 2018 ini

Harianjogja.com, KULONPROGO– Pemkab Kulonprogo Targetkan Rp15 miliar Zakat, Infak dan Sodaqoh (ZIS) dari pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Kulonprogo di 2018 ini. Target itu jauh melonjak dari pendapatan ZIS di 2017 yaitu Rp4 miliar

Hal itu dinyatakan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo berdasarkan total gaji PNS di 2018 yang mencapai Rp625 miliar. yang kemudian diambil jumlah 2,5% nya, yaitu sebanyak Rp15 miliar.

"Kalau 2,5 persen maka paling tidak mencapai Rp 15 miliar. Jadi harusnya ZIS di Kulonprogo Rp15 miliar," kata Hasto.

Target itu jauh melonjak dari pendapatan ZIS dari PNS Kulonprogo di tahun 2017. Dimana ZIS yang didapatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) Kulonprogo hanya sebesar Rp4 miliar atau lebih dari tiga kali lipat dari pendapatan sebelumnya.

“Tapi sekarang dalam satu tahun [2017] baru tercapai sekitar Rp4 miliar,” ungkap Hasto

Hasto, menambahkan agar capaian ZIS di 2018 ini tercapai angka Rp15 miliar. Hasto menginginkan setiap tindakan pelantikan tanda tangan pakta integritas di setiap dinas, BAZNAZ langsung bergerak ke bendahara dinas terkait.

"Demi mengoptimalkan ZIS, setiap kali ada pelantikan tanda tangan pakta integritas, kemudian bendahara [berkerjamasa agar] langsung dipotong lewat Baznas. Bisa mencapai Rp 10 miliar sudah bagus, sekarang baru mencapai Rp 4 miliar," kata bupati yang telah terpilih sebanyak dua kali itu.

Sementara di lain waktu, Ketua Baznas Kulonprogo, Abdul Madjid, berterimakasih atas upaya Pemkab Kulonprogo untuk upaya mengoptimalkan ZIS dari PNS di Pemkab Kulonprogo.