Advertisement

Pengelola Kaliadem Selidiki Keluhan Pengunjung

Abdul Hamied Razak
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:20 WIB
Kusnul Isti Qomah
Pengelola Kaliadem Selidiki Keluhan Pengunjung

Advertisement

Seluruh komunitas pelaku usaha di Kaliadem berkomitmen sesuai kesepakatan

Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Desa (Kades) Umbulharjo Suyatmi mengatakan persoalan tersebut masih akan dibicarakan dengan seluruh komunitas dan pengelola Kaliadem. Keluhan ini juga mendapat perhatian di dunia maya pasalnya keluhan serupa juga muncul beberapa bulan lalu.

Advertisement

"Cuma kami butuh waktu untuk membuktikan apakah ini benar atau tidak. Malam ini [20/2/2018] kami rapatkan," katanya, Selasa (20/2/2018).

Pada prinsipnya, kata Suyatmi, seluruh komunitas pelaku usaha di Kaliadem sudah berkomitmen untuk tidak melakukan hal di luar yang sudah diatur dan disepakati bersama. Termasuk di antaranya adalah komitmen untuk tidak memaksakan penggunaan jasa apapun kepada wisatawan.

"Itu sudah menjadi komitmen kami. Di sana ada 10 komunitas dengan anggota sekitar 300 orang. Karena itu, kami butuh klarifikasi kalau bisa juga kepada pihak yang memposting," ujarnya.

http://m.harianjogja.com/?p=896318">Baca juga : Pengunjung Kaliadem Dipaksa Naik Trail, Pemkab Lakukan Investigasi

Suyatmi mengatakan pembinaan dan pengawasan juga terus dilakukan pemdes dan pengelola Kaliadem kepada pelaku usaha di sana. Dia juga meminta kepada wisatawan jika ada keluhan atau layanan yang dinilai janggal dapat dikomunikasikan dengan pengelola.

"Kan bisa dirembuk. Jangan asal posting [unggah]. Bisa ke petugas yang ada di lokasi atau datang ke Balai Desa Umbulharjo kalau tidak puas. Toh ada mekanisme yang diterapkan oleh komunitas, kalau ada anggota yang melanggar diberi peringatan 1,2, dan3. Kalau tidak bisa dibina, dikeluarkan," ucap dia.

Sekadar diketahui, kasus tersebut bukan kali pertama terjadi. Tahun lalu, kasus serupa juga sempat viral di dunia maya. Menindaklanjuti keluhan itu, Pemkab dan Pemdes Umbulharjo hingga pengelola Wisata Kaliadem pun turun tangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kasus Pneumonia Anak di China Meningkat, Kini Mulai Menyebar ke Eropa

News
| Jum'at, 01 Desember 2023, 15:27 WIB

Advertisement

alt

BOB Golf Tournament 2023 Jadi Wisata Olahraga Terbaru di DIY

Wisata
| Minggu, 26 November 2023, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement