Advertisement
Warga Sleman yang Ditangkap karena Kasus Hoax Tidak Bersosialisasi sejak Bercerai
Advertisement
Tara Asih Wijayani, 40, warga Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman ditangkap Polda Jawa Barat lantaran menyebarkan berita bohong.
Harianjogja.com, SLEMAN- Tara Asih Wijayani, 40, warga Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman ditangkap Polda Jawa Barat lantaran menyebarkan berita bohong atau hoax.
Advertisement
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=898710">Warga Sleman Ditangkap Polda Jabar karena Kasus Hoax, Ini Kata Tetangga
Perempuan yang diduga merupakan anggota kelompok Muslin Cyber Army (MCA) dikenal tidak pernah bersosialisasi.
Kepala Dusun Krajan, Arifin Nur Hamzah kepada wartawan membenarkan bahwa Tara adalah warganya. Namun ia baru tahu Tara tertangkap polisi ketika wartawan mulai silih berganti menemui dirinya.
"Dengar-dengar [pekerjaannya] memang dosen UII dan beberapa kampus lain juga. Aslinya dari Jakarta. Pindah ke sini sudah sekitar 25 tahun. Kalau rumah yang ditempati itu milik ibunya, sebelum pindah Jakarta. Kalau di sini tidak ada saudara, semuanya di Jakarta," ungkpanya, Rabu (28/2/2018).
Arifin menjelaskan, Tara sendiri memiliki tiga anak laki-laki dan yang paling bontot adalah perempuan. Anak pertamanya telah menikah belum lama ini, satu bekerja, dan dua masih sekolah masing-masing kuliah dan SMK.
Semenjak bercerai dari suaminya lima tahun lalu, Tara pun tinggal berdua bersama anaknya yang masih sekolah.
Dan semenjak bercerai sekitar lima tahun lalu, Tara menjadi pribadi yang tertutup dan tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan di kampung seperti pengajian dan lain-lain.
“Dulu sebelum bercerai masih ikut kegiatan bersama warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- SAR Selamatkan 8 Wisatawan Terseret Arus di Pantai Parangtritis
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di DIY: Jalur Tempel dan Tol Padat
- Kondisi Pantai Gunungkidul Aman dan Nihil Insiden, SAR Tetap Siaga
- RSUD Panembahan Senopati Buka Klinik Ginjal, Urai Antrean Pasien
- Sleman Perluas Trayek Bus Sekolah di Kalasan, Target Mei 2026
Advertisement
Advertisement




