Ayah dan Anak Ikut Lari di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered By Astra Financial
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
Penyebab tertinggi adalah perselisihan terus-menerus
Harianjogja.com, SLEMAN-Tingkat perceraian di Kabupaten Sleman masih tergolong tinggi. Hal tersebut dilihat dari jumlah kenaikan dari 2016 hingga 2017 sebanyak 0,91%.
Panitra Pengadilan Agama Kelas 1A Sleman Suhartadi mengatakan, pada 2016 lalu jumlah perceraian di Kabupaten Sleman sebanyak 1.509 kasus. Untuk 2017 naik menjadi 1.615 kasus. “Untuk rincianya pada 2017 yakni 469 cerai talak dan 1.146 cerai gugat,” ujarnya saat ditemui Harianjogja.com, Senin (5/3/2018).
Suhartadi mengungkapkan, sepanjang 2017 penyebab perceraian di Kabupaten Sleman meliputi pertengkaran terus-menerus sebanyak 1.221 kasus, disusul salah satu pihak lepas tanggung jawab dengan jumlah 159 kasus. Kemudian, kondisi ekonomi sebesar 101 kasus serta adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yakni empat kasus.
“Penyebabnya beragam, tapi yang paling tinggi dikarenakan perselisihan yang terus-menerus,” katanya.
Daerah di Sleman dengan kasus perceraian tertinggi adalah kecamatan Sleman dan Depok. Menurut Suhartadi kepadatan penduduk di dua wilayah itu bisa menjadi faktor timbulnya perceraian. “Makin padat penduduk maka ada kaitanya dengan gaya hidup sehingga menimbulkan tekanan ekonomi dan rawanya mencari kesenangan lain di luar rumah,” ujarnya.
Lebih lanjut lagi Suhartadi menjelaskan, banyak kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Sleman berawal dari komunikasi terselubung dengan orang lain melalui telepon genggam. Menurutnya hal itu menimbulkan adanya orang ketiga penghancur hubungan.
“Banyak ditemui kasus-kasus [perceraian] karena adanya wil [wanita idaman lain] dan pil [pria idaman lain],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
Razia gabungan di Rutan Kelas I Surakarta menemukan korek api, besi hingga penjepit kertas. Narkoba dan handphone tidak ditemukan.
BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Dukono, Ibu, dan Semeru. Gunung Ibu kembali erupsi pada Sabtu pagi.
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.