PKL Tidak Tahu Boleh Berjualan, Jalan Malioboro Sisi Ini Sepi

19 Maret 2018 10:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Pengecoran beton induk di selasar blok A1 Malioboro sudah selesai dilaksanakan pada Sabtu pagi (17/3/2018).

 
Harianjogja.com, JOGJA--Pengecoran beton induk di selasar blok A1 Malioboro sudah selesai dilaksanakan pada Sabtu pagi (17/3/2018). Siang harinya pedagang kaki lima (PKL) sudah diperbolehkan berdagang sementara, karena cor sudah kering.

Tapi, hingga Minggu (18/3/2018), PKL di lokasi itu belum banyak yang berdagang karena takut di razia. Mereka belum tahu jika berjualan tidak dilarang.

Blok A1 berlokasi di sisi paling utara Malioboro sampai Indomaret atau depan Hotel Grand Inna Malioboro. Dari pantauan di lapangan, di blok itu hanya ada dua PKL yang berjualan. Padahal, cor beton induk sudah bisa dilalui pejalan kaki. Kontraktor pun sudah mempersilahkan PKL berjualan selama dua pekan ke depan.

Nunung, salah satu PKL blok A1, mengatakan, dirinya memilih berjualan karena tergugah dengan apa yang dilakukan adiknya. Saudara Nunung, yang juga berdagang di blok tersebut, berjualan pada Sabtu dengan modal nekat. Walaupun jualan hanya setengah hari, adiknya bisa mendapatkan uang Rp500.000.

Ia pun akhirnya memutuskan untuk ikut berjualan, meski diselimuti perasaan khawatir. Pasalnya, Nunung tidak tahu kalau sudah diperbolehkan berdagang sementara. Ia takut benar ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Kemarin adik saya jualan ternyata hasilnya lumayan. Bisa untuk bayar hutang itu. Ya, saya ikut jualan. Cuman saya bawa dagangan sedikit. Ini nekat aja. Kalau dimarahin ya saya bakalan tutup. Saya belum tahu kalau boleh jualan," jelas wanita asal Kabupaten Sleman ini.

Saat dikonfirmasi, Manajer PT. F. Syukri Balak, kontraktor penataan sisi barat Malioboro, Eri Purnomo menyatakan, pihaknya sudah menginformasikan kepada perwakilan PKL dan toko di blok A1 ihwal bolehnya berjualan setelah cor beton induk kering.

"Kalau dari kami, mempersilakan berjualan jika sudah selesai dicor. [Terkait PKL belum tahu boleh jualan] saya kurang tahu. Yang jelas kami sudah infokan, lewat perwakilan toko dan PKL yang datang ke kami, boleh itu jualan," jelasnya.