Pemkab Gunungkidul Berencana Tetapkan Tunjangan Pegawai Sesuai Kinerja

22 Maret 2018 00:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Pemkab Gunungkidul sedang melakukan kajian terhadap upaya pemberian tunjangan penghasilan pegawai (TPP)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Untuk mencegah pemberian gratifikasi dan tindak pidana korupsi, Pemkab Gunungkidul sedang melakukan kajian terhadap upaya pemberian tunjangan penghasilan pegawai (TPP).

Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan rencananya pemberian tunjangan disesuaikan dengan basis kinerja dan prestasi yang diterima oleh masing-masing pegawai sehingga tercipta keadilan.

Dia tidak menampik pemberian TPP masih diberlakukan sama tanpa melihat dari kinerja orang per orang.

“Masih kita kaji dan rencanaya pemberian TPP akan diberikan berdasarkan kinerja dan prestasi masing-masing pegawai,” ujar mantan Sekretaris DPRD DIY ini, usai mengikuti acara Sosialisasi Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi dengan Direktorat Pencegahan KPK di Ruang Rapat Bupati, Rabu (21/3/2018)..

Narasumber dari Direktorat Gratifikasi Deputi Pencegahan KPK Yuli Kamalia mengatakan, sosialisasi yang diselenggarakan kepada pejabat di lingkup Pemkab Gunungkidul untuk memberikan pemahaman terkait gratifikasi, mengurai proses pelaporan, aspek pencegahan dan penindakan serta sistem pengendalian gratifikasi.

Adapun tujuan dari sosialisasi ini untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. “Harus ada regulasi yang jelas dan dibarengi dengan pembentukan Unit Pengendali Gratifikasi,” ungkapnya.

Ditambahkan Yuli, hingga saat ini di wilayah DIY terdapat 120 laporan yang masuk ke KPK. Namun demikian, lanjut dia, seluruh pengaduan yang masuk tidak langsung ditanggapi karena harus melalui kajian sehingga tidak asal dalam melakukan penanganan.