Advertisement
ORI DIY Dukung Penuh Upaya KP4 Memonitor RSUD Wonosari
RSUD Wonosari, Gunungkidul - JIBI/Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Menyikapi monitoring yang dilakukan Komunitas Perempuan Peduli Pelayanan Publik (KP4) Gunungkidul terhadap sejumlah fasilitas di RSUD Wonosari, khususnya yang terkait dengan fasilitas untuk para perempuan direspons positif oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY.
Ketua ORI DIY, Budhi Masthuri mengatakan KP4 merupakan kepanjangan tangan dari ORI DIY di tingkat kabupaten. Dia mengatakan ORI DIY memang memiliki partner kerja yang ia sebut sebagai Sahabat Ombudsman. “Jadi tiap-tiap Sahabat Ombudsman memiliki program sendiri-sendiri di tiap kabupaten, kali ini KP4 memilih untuk memantau fasilitas kesehatan,” ucapnya, Kamis (19/4/2018).
Advertisement
Menurutnya data hasil observasi yang dilakukan KP4 dapat diolah menjadi satu klasifikasi apakah RSUD sudah patuh terhadap UU. “Nanti dapat dilihat apakah hasilnya RSUD telah patuh memenuhi apa yang diamatkan UU No.25/2009 tentang Standar Pelayanan Publik. UU itu mengamanahkan setiap penyelenggara pelayanan harus mempublikasikan prosedur, syarat, tarif, waktu, termasuk kalau komplaim harus kemana,” kata dia.
Jika ada hasil temuan nanti akan dibahas dalam waktu dekat bersama Direktur RSUD Wonosari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul dan berbagai stakeholder, serta tokoh masyarakat untuk membahas hasil temuan untuk perbaikan ke depan.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Wonosari, Martono menyambut monitoring yang dilakukan oleh sahabat Ombusdman. "Pemantauan memang harus dilakukan supaya pelayanan manjemen terus meningkat dan melakukan evaluasi. Kami dukung dalam waktu dekat akan ada juga monitoring dari Kementrian Kesehatan RI," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Caroline Lang Mundur dari SPI Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Kuota Penonton PSIM Jogja vs Persis Solo Naik Jadi 9.000 Orang
- Pemkab Gunungkidul Targetkan 5.000 Alat Timbang Ditera Ulang di 2026
- Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana
- Gaji PPPK Paruh Waktu di Bantul Belum Cair, Ini Kata Bank dan Dinas
- Pembunuh Ibu Kandung Asal Ponorogo Masih Diburu di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement



