SPMB SMP Gunungkidul 2026: Jalur Domisili Dibuka 29 Juni
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.
Kondisi bangunan usai diterjang puting beliung di Jogja, Selasa (24/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, BANTUL– Musibah angin kencang menerjang wilayah Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dilaporkan 34 rumah mengalami rusak ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait dengan angin kencang yang menerjang wilayah Banguntapan. Untuk penanganan, tim reaksi cepat juga sudah diterjunkan untuk membantu evakuasi kerusakan yang terjadi. “Sudah kami terjunkan ke lokasi untuk membantu,” kata Dwi saat dihubungi melalui ponsel.
Menurut dia, dari hasil pendataan yang dilakukan petugas terdapat 34 rumah yang mengalami kerusakan. Namun, kerusakan yang terjadi terhitung ringan sehingga penangan tidak membutuhkan waktu lama.
“Tidak ada korban jiwa dan kerusakan hanya pada genting dan atap saja. Untuk penangan kami juga sudah memberikan terpal supaya digunakan sebagai atap sementara,” ungkapnya.
Dwi pun berharap kepada masyarakat terus waspada karena potensi bencana masih mungkin terjadi di masa pancaroba. “Potensi bencana terdiri dari angin kencang, longsor hingga banjir. Untuk itu, warga harus terus waspada sehingga dampak saat terjadi bencana bisa ditekan,” seru dia.
Salah satu kerusakan akibat angin kencang dapat terlihat di Kampus STMIK AKAKOM di daerah Karangjambe, Banguntapan. Atap bangunan yang biasa digunakan untuk perkuliahan rusak karena diterjang angin kencang. “Meski rusak, kejadian ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa,” kata Budi, salah seorang petugas kebersihan di STMIK AKAKOM.
Menurut dia, musibah angin kencang terjadi begitu cepat. Saat kejadian, Budi mengaku sedang memancing dan melihat kumpulan awan pekat disertai angin berputar mendekat ke arah kampus.
“Saya hanya bisa melihat dari jauh dan membuat kaki saya gemetar. Untungnya kejadian tersebut tidak sampai membuat kerusakan yang parah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.
Bayi perempuan ditemukan di kebun jagung Klaten dalam kondisi memprihatinkan. Polisi menyelidiki dugaan pembuangan bayi, sementara korban dirawat intensif.
Bulog menarik Minyakita produksi PT KMR yang diduga berbau solar di tiga daerah Jateng dan memastikan seluruh produk diganti.
Kemenko PMK mengkaji isu 60.000 calon mahasiswa mundur dari SNBP dan menelusuri dugaan penyebab, termasuk faktor UKT serta kondisi ekonomi.
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Kecelakaan JJLS Gunungkidul terjadi di Saptosari. Mobil sedan terperosok ke lahan sedalam dua meter, sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan.