Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Sejumlah pembicara menyampaikan materi pada talkshow bertema Kekayaan Intelektual Mendorong Daya Saing Perekonomian Daerah yang digelar Kanwil Kemenkumham DIY, Kamis (26/4/2018) di Jogja Citty Mall./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DIY menggelar talkshow bertema Kekayaan Intelektual Mendorong Daya Saing Perekonomian Daerah, Kamis (26/4/2018). Hak kekayaan intelektual (HKI) memiliki banyak manfaat untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Talkshow tersebut merupakan rangkaian acara Expo Layanan Kenotariatan dan Kekayaan Intelektual yang diadakan Kemenkumham dari 23-28 April 2018 di Jogja City Mall. Dalam talkshow tersebut, hadir dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY juga perwakilan dari Pemkab Sleman sebagai pembicara. Acara ini digelar bertepatan dengan Hari Kekayaan Intelektual dunia yang jatuh setiap 26 April.
Kepala Seksi Fasilitas Kekayaan Intelektual Disperindag DIY Ida Suryanti Lestari mengatakan HKI merupakan hak eksklusif bagi masyarakat yang mempunyai karya, agar karya tersebut dapat terlindungi. "Hak kekayaan intelektual itu sebagai bentuk penghargaan bagi masyarakat yang sudah mempunyai karya, bukan sebatas ide," katanya, Kamis.
Menurut Ida, ketika masyarakat sudah mempunyai hak kelayaan intelektual, akan banyak manfaat yang didapatkan seperti perlindungan atas karyanya, mempunyai hak untuk melarang atau memberikan izin bagi orang lain mempergunakan karya tersebut. Selain itu, warga yang mendapatkan hak juga akan mendapatkan manfaat ekonomi.
"Pemilik inovasi akan mempunyai keuntungan, juga produk yang dihasilkan akan punya daya saing, contohnya dalam merek, akan punya nilai dan kesan khusus di mata konsumen," ungkap Ida.
Upaya yang dilakukan oleh Disperindag bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham DIY yaitu dengan memberikan pelayanan dan konsultasi pada masyarakat yang mempunyai karya agar mempunyai perlindungan. Fasilitas pendaftaran HKI lanjutnya tidak berbayar alias gratis.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemkab Sleman Emmy Retnosari mengatakan kini terjadi tren peningkatan antusiasme masyarakat mendaftarkan HKI. Pada 2017 ada 88 proposal masuk. Tahun ini sampai April sudah ada 53 proposal masuk.
"Alhamdulillah pelaku seni dan usaha itu sangat antusias mendaftarkan hak kekayaan intelektual di Sleman," katanya. Pemkab lanjutnya mengupayakan agar tiap kecamatan bisa mengembangkan produk lokal.
Ditambahkannya, banyak produk di Sleman telah mengantongi HKI. "Salak Pondoh di Sleman itu mempunyai perbedaan dengan daerah lain karena kontur lahan yang ditanaminya juga beda, dengan kualitas yang baik harganya juga beda," jelasnya. Selain salak Pondoh, kopi Merapi dan beras Sleman juga telah memiliki HKI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.