Konvoi Kelulusan, Puluhan Siswa Kocar-kacir Dikejar Polisi

Polisi menginterogasi sejumlah siswa yang melakukan konvoi kelulusan di Jalan Pahlawan, Wates, Kulonprogo, Kamis (3/5/2018). - Harian Jogja/Beny Prasetya
03 Mei 2018 16:44 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Puluhan siswa yang tengah merayakan kelulusan dengan konvoi di Kulonprogo kocar-kacir dikejar Satuan Lalu lintas (Satlantas) dan Sabhara Polres Kulonprogo, Kamis (3/5/2018) sore.

Siswa SMA dan SMK yang tengah berkumpul di Stadion Cangkring akhirnya dapat ditangkap setelah sempat melarikan diri.

Salah satu siswa yang tertangkap, JEP, 18, mengaku sempat melarikan diri karena takut tertangkap. Panik, dirinya langsung meninggalkan sepeda motornya yang bermerek Honda itu. Namun tak lama dirinya berbalik arah karena takut motor barunya itu diangkut polisi.

"Motor baru ayah saya, kan eman kalau di angkut, " katanya Siswa salah satu SMK di Kulonprogo itu.

Johan mengatakan, dirinya ditilang aparat karena terbukti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Perihal melakukan konvoi dan sempat adu cepat menggunakan sepeda motor dengan kepolisian tidak ditilang. "Saya diminta agar membuat SIM, untuk konvoi dan sempat melarikan diri tidak ditilang," katanya.

Johan mengaku melakukan konvoi atas ajakan temannya. Ia dan 60 teman lainnya itu melakukan konvoi di sepanjang jalan Daendels dan sekitarnya.

"Namanya lulusan seneng , makanya mau diajak konvoi," katanya.

Sementara Kasat Lantas Polres Kulonprogo Polda DIY, AKP Maryanto mengatakan dalam sekali giat operasi di Jalan Pahlawan, dirinya mengamankan enam motor. Selain itu kepolisian juga mengeluarkan surat tilang sebanyak 16 untuk pelanggaran berupa tidak adanya STNK, SIM dan motor yang tidak standar pabrikan.

"Dari sekitar 60 motor yang akan berangkat atau setelah berangkat konvoi ada enam yang kami amankan," katanya.