Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Ilustrasi Pasangan./Reuters
Harianjogja.com, BANTUL- Empat pasangan mesum terjaring razia penyakit masyarkat yang dilakukan jajaran Polres Bantul, Rabu (3/5/2018). Keempat pasangan ditangkap saat berdua-duaan di dalam penginapan di kawasan Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek.
Kepala Satuan Sabhara Polres Bantul AKP Tukirin mengatakan, razia penginapan yang dilaksanakan untuk memerangi penyakit masyarakat, khususnya di bulan Puasa. Diharapkan dengan kegiatan ini maka keamanan dan ketertiban di masyarakat dapat terus diwujudkan.
“Sebenarnya untuk operasi pekat merupakan kegiatan rutin, namun memasuki puasa intensitasnya kita tingkatkan,” kata Tukirin kepada wartawan, Rabu.
Menurut dia, lokasi razia yang disisir merupakan penginapan di kawasan pantai selatan. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan empat pasangan tak resmi di dalam kamar.
“Saat diminta keterangan tidak bisa menunjukan sebagai pasangan yang sah, maka keempatnya kita gelandang ke markas,” ungkapnya.
Tukirin menegaskan, razia yang dilaksanakan petugas tidak hanya menyasar penginapan di kawasan pesisir. Ini lantaran, lokasi lain seperti di kecamatan Sedayu, Banguntapan, Kasihan hingga Sewon yang ditengarai terjadi pekat bakal dirazia.
“Tunggu giliran, karena razia akan terus kami jalankan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,” katanya lagi.
Kepala Unit Dalmas, Sabhara Polres Bantul Ipda Sawabi menambahkan, untuk keempat pasangan mesum yang tejaring razia akan dilimpahkan ke Pengandilan Negeri Bantul guna menjalani sidang.
Namun sebelum dilimpahkan, keempat pasangan akan didata dan diberikan pembinaan. “Mudah-mudahan dengan sanksi ini mereka dapat jera dan tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi,” katanya.
Selain memberikan pembinaan kepada para pasangan yang terjaring razia, petugas kepolisian juga meminta kepada pengelola hotel maupun losmen untuk meminta identitas orang menginap. Menurut Sawabi, bukti identitas ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. “Tujuanya untuk antisipasi saat terjadi masalah bisa cepat diatasi,” katanya.
Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di bulan Puasa harus saling menjaga sehingga gangguan kamtibmas dapat ditekan. “Perbuatan yang menjurus ke hal negative harus dihindari, jangan sampai berbuat yang tidak-tidak karena bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.