Advertisement
Jebol Ventilasi Kamar Mandi, Dua Tahanan Polsek Ngaglik Kabur
Tersangka Nanang Bagus dan Eko (mengenakan penutup kepala) saat ditangkap aparat Polsek Ngaglik setelah melakukan pencurian di Wisma PSS di Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik pada awal Mei lalu. Harian Jogja - Irwan A.Syambudi
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua orang tahanan Polsek Ngaglik kabur dari sel ruang tahanan. Mereka kabur dengan cara menjebol ventilasi udara. Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, membenarkan adanya tahanan Polsek Ngaglik yang kabur pada Jumat (22/6/2018). Dua tahanan itu yakni Nanang Bagus H, 24, dan Eko P, 27, keduanya warga Kricak, Kelurahan Tegalrejo, Kota Jogja. Mereka merupakan tahanan kasus pencurian di Wisma PSS Sleman yang ditangkap pada Mei lalu.
Keduanya kabur dengan cara memotong terali di ventilasi kamar mandi ruang tahanan. Namun Yuliyanto mengakui tidak mengetahui secara pasti apakah ventilasi tersebut langsung menuju akses keluar mapolsek. Yang jelas setelah keduanya kabur, kondisi terali sudah jebol karena digergaji.
Advertisement
Terkait dengan alat yang digunakan untuk mengergaji terali, polisi belum mengetahui dari mana kedua tahanan mendapatkan. "Saya tidak mau menduga-duga apakah dari pengunjung atau dari orang lain. Yang jelas tahanan bisa mendapatkan alat tersebut,” kata Yuliyanto, Selasa (26/6/2018).
Ia tidak memungkiri bahwa ada unsur keteledoran anggota polisi yang berjaga saat itu sehingga tahanan dapat melarikan diri. Namun demikian menurutnya hal ini bisa menjadi pembelajaran bersama agar penjagaan baik di polsek, polres bahkan Polda DIY tetap harus waspada dan berhati-hati.
Untuk itu bagi kerabat yang membesuk juga tetap harus diperiksa sesuai standart operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Baik pembesuk tahanan di polsek, polres maupun Polda DIY aturannya sama. Jangan sampai pembesuk membawakan benda-benda terlarang untuk para tahanan. Selain itu ruang tahanan juga harus dipasang kamera CCTV, sehingga aktivitas para tahanan di dalam sel bisa terpantau petugas.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi, mengatakan jajarannya masih terus memburu kedua tahanan yang kabur. Sejumlah anggota dikerahkan untuk mengejar dua residivis yang sudah keluar masuk penjara karena kasus pencurian ini. "Saya belum bisa komentar banyak. Sekarang masih dalam upaya pengejaran," kata Danang.
Sebelumnya diberitakan, kedua tahanan yang kabur yakni Nanang dan Eko melakukan pencurian empat ponsel, empat sepatu sepak bola, satu sepatu lari, dan satu tas di Wisma PSS di Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik pada awal Mei lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Status Siaga Darurat Diperpanjang, BPBD DIY Minta Masyarakat Waspada
- Alarm Berbunyi, Warga Wonosari Gagal Curi Kotak Infak di Bantul
- Pemkab Siapkan Rp5 Miliar untuk Perbaikan 253 RTLH di Gunungkidul
- Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa
- Petani Sleman Dapat Perlindungan Asuransi dari APBD 2026
Advertisement
Advertisement




