Advertisement
Ini Manfaat Tol Melayang Versi Pemkab Sleman
Ilustrasi pembangunan jalan tol. - Bisnis Indonesia/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman meyakini adanya Tol Melayang di atas Ring Road Utara, Kabupaten Sleman akan membawa dampak positif terhadap perekonomian.
Kepala Bappeda Sleman, Kunto Riyadi mengatakan jalan tol pada hakekatnya adalah sarana untuk memperlancar transportasi, mempercepat perjalanan menuju suatu daerah. Sehingga dengan adanya tol di DIY, maka orang luar daerah dapat lebih mudah ke DIY. Dampaknya sektor lain seperti pariwisata juga akan mendapatkan manfaat.
Advertisement
“Dampak secara ekonomi pasti positif, karena orang banyak ke DIY dan transportasinya lancar. Selain ekonomi di sektor pariwisata akan menigkat, bahan kebutuhan pokok juga bisa jadi lebih murah karena transportasi biaya logistik lebih murah dan cepat,” kata dia kepada Harianjogja.com, Rabu (26/6/2018).
Diakuinya jika jalan tol melayang di atas Ring Road Utara secara langsung memang tidak dapat dirasakan oleh warga di sekitar. Pasalnya jalan Tol tidak memungkinkan untuk penggunanya singgah, sehingga usaha di sekitar jalan tol tidak secara langsung mendapatkan manfaatnya.
Menurut Kunto, jalan tol di atas Ring Road Utara tidak akan mempengaruhi Ring Road Utara itu sendiri. Malah menurutnya hal ini akan membuat masyarkat memiliki pilihan lebih antara memilih jalur yang gratis atau yang berbayar untuk mencapai tempat tujuan.
Di sisi lain, Kunto mengapresiasi konsep jalan tol melayang yang diusulkan oleh Gubernur DIY. Menurutnya dengan tol melayang tanpa harus membuka lahan baru, maka meninimalisir dampak sosial akibat pembebasan lahan. “Belum lagi kalau harus di lewatkan jalur baru yang ada sawah-sawah itu kan malah merusak,” kata Kunto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
- Motor Tanpa Plat, Pelajar di Gunungkidul Dihukum Push Up
Advertisement
Advertisement









