Advertisement
2 Wisatawan Hilang di Parangtritis Belum Ditemukan
Ilustrasi. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Dua wisatawan yang hilang di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul hingga kini belum ditemukan.
Tim Pencarian dan Penyelematan Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul saat ini masih mencari dua wisatawan yang tenggelam di pantai itu pada Minggu (1/7/2018) sore.
Advertisement
"Terkait dengan kecelakaan laut yang kemarin sore terjadi, dua orang yang masih belum ketemu mulai tadi malam sudah diupayakan melakukan pencarian," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto di Bantul, Senin (2/7/2018).
Pada Minggu (1/7/2018) sore, dilaporkan telah terjadi kecelakaan laut di Pantai Parangtritis yang menimpa lima orang wisatawan, tiga orang di antaranya berhasil diselamatkan, namun dua orang sisanya masih belum ditemukan.
Menurut dia, petugas gabungan dari Tim SAR Pantai Parangtritis bersama Basarnas dan Polair Polda DIY saat ini masih melakukan pencarian dengan menerjunkan peralatan yang ada berharap dua korban ditemukan.
"Teman-teman masih melakukan pencarian dengan jaring, namun belum ada kepastian untuk ketemu. Dan hari ini dilakukan pencarian dengan beberapa sarana prasarana, misalnya perahu jungkung, kemudian jet sky yang kemarin kami berikan," katanya.
Selain itu, kata dia, juga dilakukan penyisiran di sepanjang pantai selatan Bantul dengan melibatkan semua personel SAR Parangtritis serta para relawan yang sudah siap memberikan bantuan pertolongan.
"Teman-teman relawan banyak yang sudah ke sana untuk memberikan bantuan pertolongan, namun sampai siang ini belum ada tanda-tanda muncul korban itu," kata Dwi Daryanto.
Namun demikian, kata dia, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan, SAR bersama personel akan melakukan pencarian selama tiga hari sejak peristiwa tenggelamnya korban tersebut terjadi.
"Kalau kebiasaan yang dilakukan teman-teman SAR itu tiga hari [jenazah korban] akan muncul ke permukaan, harapan kita seperti itu, sehingga korban bisa kita kembalikan ke keluarganya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- SPPG Didesak Tanggung Jawab Penuh Kasus Keracunan di Bantul
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
Advertisement
Advertisement









