Belum Daftarkan Bacaleg, Parpol beralasan Masih Mantapkan Data

Ilustrasi pemilihan umum. - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
06 Juli 2018 13:15 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Memasuki hari ketiga pendaftaran bakal calon anggota legistatif (bacaleg), belum ada partai politik (parpol) yang menyerahkan berkas bacaleg yang bakal diusung dalam pemilu 2019. Bahkan hingga Jumat (6/7/2018), seluruh parpol di Kulonprogo belum mengunci data di Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo, Panggih Widodo, menyatakan sebanyak 15 parpol di Kulonprogo masih belum menyerahkan berkas fisik pendaftaran bacaleg mereka. "Tidak ada, masih kosong dan sepertinya parpol belum siap," katanya, Jumat.

Menurut Panggih, ketidaksiapan parpol menurutnya akibat belum siapnya berkas dari masing-masing bacaleg. Hal tersebut terlihat di Silon masing-masing parpol yang belum terkunci karena data bacaleg belum rampung dimasukkan.

"Mereka harus selesai mengentri data dan persyaratan bacaleg di Silon. Ketika sudah dimasukkan selanjutnya mereka diminta memberikan bukti fisik agar bisa dicocokkan dengan data sebelumnya," katanya.

Dijelaskan Panggih, ketika Silon sudah terkunci, KPU bisa mulai memantau data milik parpol. Pasalnya sebelum Silon terkunci setiap data yang telah dimasukkan belum dapat dilihat oleh masyarakat luas bahkan KPU. Ia juga meminta tiap parpol segera datang ke KPU Kulonprogo. Panggih menyatakan jajarannya siap membantu mengarahkan setiap parpol agar semua tahapan pesta demokrasi pada 2019 tetap lancar. "Kami telah menunjuk satu orang [dari parpol] sebagai penghubung dengan KPU, kami juga telah membuat help desk sejak sebulan terakhir," katanya.

Sektretaris DPC PDIP Kulonprogo, Istana, menyatakan jajarannya belum menyerahkan berkas fisik lantaran belum menyelesaikan entry data bacaleg di Silon. Saat ditanya permasalahan apa yang dihadapi, Istana mengaku jajarannya masih memantapkan data yang ada. "Sudah kami siapkan seluruhnya datanya agar saat verifikasi tidak banyak kesalahan," katanya.