Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kerusakan warung makan di Pantai Pulang Sawal akibat gelombang tinggi, Kamis (19/7/2018). /Ist- Dok SAR
Harianjogja.com, BANTUL -- Sedikitnya 40 jaring milik nelayan hilang dan satu warung rusak di Pantai Baru, Desa Poncosari, Srandakan, akibat terjangan gelombang setinggi empat meter. Akibat kejadian ini ditaksir kerugian mencapai belasan juta rupiah.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah IV DIY Nugroho mengatakan sejak Rabu (18/7/2018) malam hingga Kamis (19/7/2018) siang, di Pantai Baru tercatat kenaikan gelombang terjadi tiga kali. Kenaikan pertama terjadi pada pukul 23.00 WIB, 08.00 WIB dan 11.00 WIB.
Menurut dia, meski ada kenaikan tinggi gelombang dampaknya bisa dikurangi. Ia tidak menampik dalam kejadian ini terdapat 40 set jaring nelayan hilang diterjang gelombang. Namun secara umum, keadaan masih bisa dikendalikan.
“Kerugian hilangnya 40 set jaring bisa mencapai belasan juta rupiah. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa dan kerusakan juga sangat minim,” katanya, Kamis kemarin.
Nugroho menjelaskan minimnya kerusakan tidak lepas dari kesiapsiagaan warga di sekitar pantai. Jauh-jauh hari sebelum kenaikan gelombang, SAR sudah memberikan peringatan terkait potensi tersebut. “Kami bersyukur nelayan dan para pedagang sudah tanggap sehingga mengamankan aset yang dimiliki masing-masing,” kata dia.
Salah seorang nelayan di Pantai Baru, Tatang mengakui sejak jauh-jauh hari sebelum terjadi kenaikan gelombang sudah menaikkan kapal ke tempat yang aman. “Jadi kapal sudah di tempat yang aman dan dampak gelombang tinggi tidak begitu terasa,” katanya.
Tatang menuturkan peristiwa terjadinya gelombang tinggi merupakan siklus yang terus terjadi setiap tahun, khususnya memasuki Juni sampai Oktober. “Sudah biasa dan sering terjadi. Yang terpenting dampak dari kenaikan gelombang bisa ditekan,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto menambahkan berdasarkan laporan yang diterima di Pantai Baru terdapat satu warung berukuran 2x2 meter rusak akibat terjangan gelombang tinggi. Namun demikian, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
“Meski kerusakan terhitung minim, tetapi warga diminta tetap waspada karena potensi terjadi gelombang tinggi masih mungkin terjadi,” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.