Top Ten News Harianjogja.com Edisi Sabtu 25 Juli 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Ilustrasi mahasiswa./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (Hildiktipari) mengkritik banyaknya industri yang kurang menghargai mahasiswa S1 yang seringkali harus bekerja secara gratisan dengan alasan magang. Fakta itu banyak ditemukan terutama di sektor pariwisata.
Ketua Hildiktipari Suhendroyono mengatakan pihaknya menyayangkan masih ada industri pariwisata terutama bidang perhotelan yang menggunakan tenaga mahasiswa tanpa diberi upah.
Di satu sisi, Kementerian Pariwisata melegalkan industri pariwisata seperti perhotelan mengambil tenaga dari kalangan perguruan tinggi atau mahasiswa. Hildiktipari sebenarnya sudah berupaya mengomunikasikan persoalan tersebut, mengingat mempekerjakan dengan alasan magang artinya menyamakan tenaga mahasiswa dengan magang SMA atau SMK.
"Ada juga industri yang mengandalkan perguruan tinggi untuk dipakai tenaganya tanpa dibayar. Di Jogja hampir semua seperti itu, makanya Hildiktipari menentang, jangan seperti itu," kata dia di sela-selas Munas Hildiktipari di Stipram, Sabtu (21/7/2018).
Karena itulah saat ini banyak perguruan tinggi pariwisata yang lebih memilih melakukan magang pariwisata di luar negeri. Alasannya industri luar negeri lebih menghargai, mendapatkan ilmu secara utuh tetapi juga mendapatkan gaji dari industri. Bahkan negara tertentu sekaligus memberikan biaya tiket pulang pergi.
"Terutama Tiongkok. Di sana mahasiswa magang diminta dua tahun tetapi terbentur imigrasi, visa hanya tiga bulan. Namun saat ini enam bulan boleh. Kami akan ajukan lagi untuk setahun," jelas dia.
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Rizki Handayani mengatakan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Hildiktpari untuk membahas berbagai persoalan hubungan antara perguruan tingi pariwisata dengan industri pariwisata. Kemenpar tetap mendorong agar perguruan tinggi memiliki peran utama dalam meningkatkan pariwisata di suatu daerah.
"Saya akan terima semua masukan dari perguruan tinggi pariwisata ini melalui Hildiktipari. Kami akan bikin forum lagi setelah ini [Munas Hildiktipari], tentu kami harapkan untuk kepentingan pariwisata nasional," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.