Asyik, 255 UKM di Jogja Terima Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja Lucy Irawati memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pelaku UKM di kantor Kecamatan Umbulharjo, Jumat (3/8/2018). - Ist/BPJS Ketenagakerjaan
04 Agustus 2018 07:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jogja menyerahkan kartu kepesertaan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 255 pelaku usaha kecil menengah (UKM). Penyerahan tersebut sebagai tindaklanjut program Gandeng Gendong Pemkot Jogja.

Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja Lucy Irawati mengatakan Pemkot berkomitmen untuk memberikam perlindungan tenaga kerja khususnya UKM. Alasannya, pelaku UKM selama ini menjadi tulang punggung ekonomi.

"Aktivitas mereka selama ini bisa diandalkan di tengah beragamnya tantangan globalisasi ekonomi," ujar Lucy di kantor Kecamatan Umbulharjo, Jumat (3/8/2018).

Menurutnya, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan selain untuk menyukseskan program Gandeng Gendong juga untuk memberikan perlindungan bagi pelaku UKM baik Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun Jaminan Kematian (JKM). "Masih ada 24.000 UKM lainnya yang belum terlindungi. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jogja Ainul Kholid mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut berkat dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) yang diberikan kepada 255 pelaku UKM di Umbulharjo. "Dengan perlindungan sosial ketenagakerjaan ini, kami berharap pelaku usaha bisa tenang dalam bekerja. Jika mengalami kecelakaan kerja, biar kami yang mengurusnya," katanya.

HR BP Operation Danone Indonesia I Ketut Muwaranata mengatakan dari 675 pelaku UKM di Umbulharjo pihaknya baru bisa membantu 255 UKM. Dia berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. "Kami berharap bantuan ini UKM bisa lebih madiri dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka," katanya.

Sri Gati, salah satu UKM Ayam Bakar Cabe Ijo penerima CSR SGM menyampaikan program tersebut dinilai membantu untuk meningkatkan kesejahteraan dan semangat bekerja. "Saya berharap program ini bisa menularkan yang lainnya. Sebagai pekerja saya tentu butuh perlindungan dari program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.