Advertisement
Hotelier de Ningrat Kopi Darat Sambil Lestarikan Budaya
Para anggota paguyuban karyawan hotel yang tergabung dalam Hotelier de Ningrat saat menggelar kopi darat di Ayola Tasneem Convention Hotel, Rabu (8/8/2018). - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Paguyuban karyawan hotel yang tergabung dalam Hotelier de Ningrat (HDN) kembali menggelar acara kopi darat keempat. Mengusung tema Noto Ati Angon Roso Ngener Ing Penggayuh, HDN mengajak anggotanya untuk tidak melupakan budaya dalam mendukung pariwisata dan perhotelan di DIY.
Ketua HDN atau Kasepuhan I, Langgeng Wicaksono mengungkapkan tema tersebut diangkat untuk menata hati, menggugah rasa untuk mewujudkan apa yang diinginkan. Acara ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Kota Jogja yang digelar di Ayola Tasneem Convention Hotel, Rabu (8/8/2018).
Advertisement
"Acara ini kami gelar untuk mempererat tali slahturahmi antar anggota. Dalam acara ini kami juga ingin mengedepankan kebudayaan dengan menghadirkan tarian klasik," ujar Langgeng.
Langgeng mengharap melalui sajian budaya ini, anak muda yang kini bekerja di perhotelan untuk tidak melupakan kebudayaan. Diharapkan sebagai insan perhotelan juga senantiasa dapat ikut serta untuk nguri-uri kabudayan.
BACA JUGA
Hal senada juga disampaikan Kasepuhan II HDN, Alfi Qusaeri. Alfi mengungkapkan Hotelier de Ningrat hadir dan lahir untuk memberi arti kepada masyarakat luas. Selain itu, memberikan edukasi untuk masyarakat sejalan dengan visi dan misi HDN. Alfi berharap dengan adanya HDN di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat yang positif bagi para pelaku perhotelan.
"Khususnya bagi masyarakat, serta kemajuan bidang pariwisata, perhotelan dan kebudayaan yang ada di DIY," imbuh Alfi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Januari 2026, Mulai Pukul 05.00 WIB
- Harga Cabai Rawit Merah Beringharjo Tembus Rp55.000, Pasar Lain Stabil
- Pemkot Jogja Genjot Emberisasi Sampah Organik hingga 27,5 Ton per Hari
- Nyeri Neuropatik Kian Mengintai, Guru Besar UKDW Ungkap Faktanya
- Satpol PP Bantul Tertibkan Reklame Ilegal di Titik Strategis
Advertisement
Advertisement



