Advertisement
Mau Dijadikan UPT, RSUD Sleman Keberatan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman pada Kamis (9/8/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman direncanakan berubah status dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah Dinas Kesehatan Sleman. Pihak RSUD merasa keberatan karena akan berdampak pada pelayanan.
Plt Direktur RSUD Sleman yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengaku keberatan apabila RSUD Sleman berubah status. Ia mengatakan perubahan status tersebut ditakutkan akan berdampak pada pelayanan RSUD.
Advertisement
“Ketika di bawah dinas, nantinya pengelolaannya juga akan susah dikendalikan,” katanya pada Kamis (9/8/2018).
Menurutnya, perubahan status tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No.18/2016 tentang Perangkat Daerah. Ia mengatakan, semua RSUD di Indonesia melalui Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) merasa keberatan dengan rencana perubahan status tersebut.
BACA JUGA
Joko mengatakan, Arsada juga melakukan rapat intens dengan pihak Kementerian Kesehatan RI terkait upaya agar RSUD tidak menjadi UPT di bawah dinas kesehatan. “Kalau ada revisi kemungkinan bisa tidak jadi UPT,” ujar Joko.
Menurutnya, pengelolaan RSUD jika menjadi UPT dirasa akan memberatkan, karena RSUD merupakan layanan kesehatan yang besar. Meski demikian, ia menyerahkan keputusan tersebut di pusat. Ia mengatakan saat ini kajian dari pihak Arsada masih menunggu persetujuan dari berbagai pihak diantaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB), juga Kementerian Dalam Negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Sekolah Rakyat Lendah Dikebut, Target Juli Sudah Dibuka
- Harga Tanah di Sekitar Kelok 23 Melonjak, Investor Belum Masuk
- Klinik Pratama Tamanmartani Dikebut, Warga Segera Punya Opsi Baru
- Aplikasi Angkotku Mulai Jalan, Warga Bantul Belum Bisa Akses
Advertisement
Advertisement







