PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Kondisi bayi perempuan yang dibuang di depan sebuah warung di Dusun Babadan, Plumbon, Kecamatan Banguntapan, Minggu (16/9/2018).
Harianjogja.com, BANTUL -- Warga Dusun Babadan, Desa Plumbon, Banguntapan, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di depan sebuah toko. Bayi nahas ini sekarang dirawat di Panti Asuhan Anak dan Anak Balita di Krapyak.
Kepala Polsek Banguntapan Komisari Suhadi mengatakan bayi perempuan ini pertama kali ditemukan Piastuni Nugraheni pada saat akan membuka warung. Namun belum sempat masuk ke dalam, saksi melihat boks plastik yang di dalamnya terdapat bayi lengkap dengan baju, popok, bantal dan kempengan.
Menurut dia, seusai penemuan itu, warga melaporkan kasus ke Polsek Banguntapan. Petugas segera mendatangi lokasi untuk pemeriksaan. “Selain olah tempat kejadian perkara, kami juga meminta petugas Puskesmas Banguntapan untuk memeriksa kesehatan si bayi,” kata Suhadi, Minggu (16/9/2018).
Mantan Kasatreskrim Polres Gunungkidul ini menjelaskan dari pemeriksaan beberapa saksi diduga bayi dibuang mendekati subuh. Dugaan ini diperkuat laporan pemilik warung angkringan yang buka hingga pukul 03.00 WIB, tidak mengetahui ada tanda-tanda pembuangan bayi di depan warung.
“Sekitar pukul 05.00 WIB, ada yang mendengar mobil berhenti di depan sebuah toko ponsel. Warga tidak curiga meski mobil membunyikan musik keras. Baru pada pagi harinya warga heboh dengan penemuan bayi,” ucap dia.
Pembuangan bayi di wilayah Banguntapan bukan hanya terjadi sekali di tahun ini. Beberapa waktu lalu, tepatnya Rabu (4/7/2018) lalu, di depan garasi bus ditemukan jasad bayi yang dibungkus di dalam kardus. “Bedanya kalau dulu sudah meninggal, sekarang bayinya dalam kondisi sehat,” jelas Suhadi.
Bidan dari Puskesmas Banguntapan 2, Kristina Mayawati mengatakan bayi yang ditemukan di depan warung milik Piastuni Nugraheni dalam kondisi sehat. Hasil pemeriksaan diketahui bayi nahas berjenis kelamin perempuan dengan panjang 49 sentimeter dan berat 3,3 kilogram.
Menurut dia, seusai diperiksa bayi perempuan ini dibawa ke Panti Asuhan Anak dan Anak Balita di Krapyak untuk dirawat. “Saya sendiri yang menyerahkan ke ketua yayasan, Pak Cipto Sudarmo,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Harga kakao Juni 2026 melonjak 17% akibat penutupan Selat Hormuz. Biaya logistik dan suplai global jadi pemicu utama.
Penguatan implementasi UU PDP dinilai penting untuk menjaga kedaulatan data Indonesia di tengah ancaman kebocoran data dan perkembangan teknologi digital.
Metode RFA jadi solusi atasi benjolan tiroid tanpa operasi. Minim risiko, tanpa bekas luka, hasil efektif bertahap.
Imigrasi Soetta ungkap dua modus haji ilegal, dari visa wisata hingga visa kerja. Puluhan jemaah berhasil dicegah.
Persib Bandung bantah isu tunggakan gaji. Transfer ban FIFA ternyata terkait kasus kontrak Daisuke Sato.