Advertisement
Merapi Masuki Fase Magmatik
Gunung Merapi Waspada, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Aktivitas Gunung Merapi menandai fase barunya, yakni fase Magmatik. Namun demikian status Gunung Merapi masih belum berubah dari level II (waspada).
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY, Hanik Humaida mengatakan berdasarkan pengamatan pada Selasa (25/9/2018) kemarin, Merapi telah memasuki fase baru. Hal ini ditandai dengan guguran lava pijar yang meluncur ke dalam dasar kawah.
Advertisement
"Sekarang sudah masuk fase magmatik dengan munculnya kubah lava.Guguran lava pijar menunjukkan adanya suplai magma," kata dia, Rabu (26/9/2018).
Kendati demikian sampai saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi tidak berubah dari sebelumnya yakni level II. Pada level waspada ini, pihaknya memberikan sejumlah rekomendasi terkait dengan aktivitas baru yang terjadi di Merapi.
BACA JUGA
Rekomendasi yang diberikan di antaranya radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktifitas penduduk, masyarakat yang tinggal di KRB III dimohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktifitas Merapi.
Selaian itu pihaknya tidak merekomendasikan untuk adanya kegiatan pendakian di Gunung Merapi. Kecuali Pendakian yang dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement








