Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Puluhan honorer K2 saat menyampaikan aspirasi di DPRD Bantul, Senin (17/9). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.con, BANTUL--Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Paidi mendesak agar insentif semua tenaga honorer di Bantul sesuai upah minimum kabupaten (UMK) atau minimal mendekati UMK. Nilai UMK Bantul saat ini sekitar Rp1,5 juta.
Paidi mengatakan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) yang menjadi mitra kerja Komisi D sudah mengajukan usulan kenaikan insentif honorer. "Usulannya itu Rp1 juta sebulan untuk semua honorer," kata dia, Rabu (26/9/2018).
DPRD masih membahas usulan tersebut dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Politikus Partai Golkar ini mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten untuk mensejahterakan honorer.
Anggota Komisi D, Sigit Nursyam Priyanto menambahkan usulan kenaikan insentif itu awalnya melalui APBD Perubahan tahun ini, namun belum memungkinkan sehingga dimasukkan dalam skema anggaran 2019.
Selain soal kenaikan insentif, Sigit juga menyoroti soal kebijakan honorer kategori 2 (K2) yang bekerja di sekolah negeri tidak bisa mengurus tunjangan sertifikasi seperti honorer K2 yang bekerja di sekolah swasta, meski beban kerjanya sama. Pihaknya ingin ada keadilan. "Jangan sampai diskriminatif terhadap honorer negeri maupun swasta. Semua juga menjalankan tugas negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Sigit.
Menurut Ketua Forum Honorer K2 Bantul Sudaryono, honorer K2 yang bertugas di sekolah negeri tidak bisa mengajukan sertifikasi karena terganjal aturan. Sebab aturannya, sertifikasi tenaga kependidikan sekolah negeri harus memiliki SK bupati atau SK kepala dinas. Sementara di sekolah swasta sertifikasi cukup melalui SK kepala yayasan. "Honorer K2 di Bantul tidak semua SK yang dimiliki hanya SK kepala sekolah sehingga tidak masuk," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.