Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Embung Nglanggeran di Desa Nglanggerang mengering karena air disedot untuk menyirami tanaman buah di lokasi sekitar. Foto diambil beberapa waktu lalu./Ist-pengelola wisata Nglanggeran.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kemarau panjang yang terjadi di wilayah Gunungkidul berdampak terhadap mengeringnya Embung Nglanggeran di Desa Nglanggeran, Patuk. Hal ini terjadi karena debit air di embung digunakan untuk menyelamatkan ribuan pohon buah di kawasan tersebut.
Pengelola Ekowisata Desa Nglanggeran, Sugeng Handoko mengatakan, mengeringnya debit air di embung Ngalenggeran sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu. Meski demikian, ia tidak khawatir dengan kejadian tersebut karena kawasan embuang masih tetap menjadi destinasi wisata yang menarik. “Tidak ada airnya sama sekali sehingga kondisi embung tinggal lapisan geomembran yang berfungsi untuk menampung air,” kata Sugeng kepada wartawan, Jumat (12/10/2018).
Menurut dia, mengeringnya embung tidak lepas dari musim kemarau yang melanda wilayah Gunungkidul. Dampak dari kemarau menyebabkan krisis air yang mengancam tanaman buah di sekitar embung. Warga pun berinisiatif menyelamatkan ribuan pohon kelengkeng dan durian dengan memanfaatkan air di dalam embung. “Sejak dua bulan lalu sudah dilakukan penyedotan untuk menyirami tanaman buah yang mencapai 1.000 pohon,” tuturnya.
Sugeng menjelaskan, sebelum dilakukan penyedotan warga telah bersepakat memanfaatkan air embung untuk menyirami tanaman buah di Nglanggeran. “Penyiraman dilakukan agar tidak terjadi kegagalan panen buah,” ungkapnya.
Meski air di embung sudah mengering, Pelopor desa wisata ini tidak merasa khawatir karena kondisi tersebut bisa menjadi daya tarik sendiri untuk berfoto-foto di dasar embung. “Pengunjung bisa melihat dan berfoto di dasaran embung. Tapi pesan kami harus dijaga sehingga kebersihan dan lokasi embung tidak rusak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Dewa United mengalahkan PSS Sleman 2-1 dan naik ke puncak klasemen Super League 2026/27 dengan 10 poin.
Surat utang untuk penanganan krisis 1997-1998 telah lunas pada Agustus 2026. Suahasil menyebut pembayarannya memakai surplus BI.
Tim bulu tangkis putri Indonesia menang 3-0 atas Mongolia dan lolos ke perempat final Asian Games 2026 untuk menghadapi Taiwan.
BPOM menyiapkan Rp509 miliar untuk mengawasi keamanan pangan MBG 2027, mulai bahan baku, distribusi hingga penelusuran kasus.
Borneo FC meraih kemenangan perdana di kandang setelah mengalahkan Bali United 1-0. Laga diwarnai tiga kartu merah.