193 Karya Seniman Difabel Dipamerkan, Ada Prangko Khusus
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib tragis dialami seorang kakek asal RT 02 Dusun Jonggrangan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong. Kakek bernama Paijan, 80, itu tewas terbakar, Sabtu (20/10/2018) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Srihardono, Brigadir Kepala (Bripka) Haryanta mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban tengah memasak air di dapur.
Korban memasak air dengan tungku yang terbuat dari kayu. Sementara sekitar tungku banyak sampah kering berserakan. Saat api merembet dedaunan hingga membakar tubuh korban, korban tidak bisa menyelamatkan diri, karena diduga penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh. "Korban meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya," ujar Haryanta.
Usai diidentifikasi, jasad korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Rupiah melemah 18 poin ke Rp17.918 per dolar AS pada Rabu (14/10/2026), tertekan kenaikan harga minyak dunia dan menanti data inflasi AS.
Polda Metro Jaya menaikkan kasus penganiayaan pengurus BEM UI Hafidz Hernanda ke penyidikan. Polisi memeriksa tujuh saksi dan menelusuri 26 titik CCTV.
KPK mencatat pemulihan aset negara Rp603 miliar hingga triwulan III 2026, termasuk Rp106 miliar dari perkara korupsi pejabat ATR/BPN.
Kelurahan Sorosutan, Jogja, mengembangkan Gemati untuk mendampingi warga dengan gangguan jiwa. Dukungan keluarga menjadi tantangan pemulihan.
Jusuf Kalla mengkritik demokrasi liberal Indonesia saat kuliah di NIU, menyoroti popularitas, politik uang, dan kapasitas pemimpin publik.