Reformasi Polri Perlu Diperkuat untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib tragis dialami seorang kakek asal RT 02 Dusun Jonggrangan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong. Kakek bernama Paijan, 80, itu tewas terbakar, Sabtu (20/10/2018) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Srihardono, Brigadir Kepala (Bripka) Haryanta mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban tengah memasak air di dapur.
Korban memasak air dengan tungku yang terbuat dari kayu. Sementara sekitar tungku banyak sampah kering berserakan. Saat api merembet dedaunan hingga membakar tubuh korban, korban tidak bisa menyelamatkan diri, karena diduga penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh. "Korban meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya," ujar Haryanta.
Usai diidentifikasi, jasad korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.
Begini cara membaca nilai TKA 2026 lengkap dengan arti skor, kategori hasil ujian, dan syarat mendapatkan predikat istimewa.
Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban untuk warga Babakan Madang, Bogor, menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperketat pengawasan hewan kurban Iduladha 2026 untuk mencegah penyakit ternak di lokasi penjualan.
PLTA Upper Cisokan 1.040 MW diproyeksikan menjadi pumped storage pertama di Indonesia untuk menopang sistem listrik energi hijau.