Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib tragis dialami seorang kakek asal RT 02 Dusun Jonggrangan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong. Kakek bernama Paijan, 80, itu tewas terbakar, Sabtu (20/10/2018) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Srihardono, Brigadir Kepala (Bripka) Haryanta mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban tengah memasak air di dapur.
Korban memasak air dengan tungku yang terbuat dari kayu. Sementara sekitar tungku banyak sampah kering berserakan. Saat api merembet dedaunan hingga membakar tubuh korban, korban tidak bisa menyelamatkan diri, karena diduga penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh. "Korban meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya," ujar Haryanta.
Usai diidentifikasi, jasad korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.