Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib tragis dialami seorang kakek asal RT 02 Dusun Jonggrangan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong. Kakek bernama Paijan, 80, itu tewas terbakar, Sabtu (20/10/2018) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Srihardono, Brigadir Kepala (Bripka) Haryanta mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban tengah memasak air di dapur.
Korban memasak air dengan tungku yang terbuat dari kayu. Sementara sekitar tungku banyak sampah kering berserakan. Saat api merembet dedaunan hingga membakar tubuh korban, korban tidak bisa menyelamatkan diri, karena diduga penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh. "Korban meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya," ujar Haryanta.
Usai diidentifikasi, jasad korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.