Nahas, Berniat Memasak Air Pakai Tungku, Kakek di Bantul Ini Justru Tewas Terbakar

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Minggu, 21 Oktober 2018 15:20 WIB
Nahas, Berniat Memasak Air Pakai Tungku, Kakek di Bantul Ini Justru Tewas Terbakar

Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo

Harianjogja.com, BANTUL—Nasib tragis dialami seorang kakek asal RT 02 Dusun Jonggrangan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong. Kakek bernama Paijan, 80, itu tewas terbakar, Sabtu (20/10/2018) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Srihardono, Brigadir Kepala (Bripka) Haryanta mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban tengah memasak air di dapur.

Korban memasak air dengan tungku yang terbuat dari kayu. Sementara sekitar tungku banyak sampah kering berserakan. Saat api merembet dedaunan hingga membakar tubuh korban, korban tidak bisa menyelamatkan diri, karena diduga penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh. "Korban meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya," ujar Haryanta.

Usai diidentifikasi‎, jasad korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online