Upacara Wisuda, Lulusan Stikom Siap Hadapi Persaingan

Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters - Fabian Bimmer)
25 Oktober 2018 22:10 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Yogyakarta mengadakan Sidang Senat Terbuka dan Wisuda Diploma III Periode XXII, di Ballroom Grand Aston Jogja, Sabtu (27/10/2018).

Total ada 98 wisudawan/wati terdiri atas 13 lulusan dari Prodi D3 Hubungan Masyarakat, 17 lulusan dari Prodi D3 Periklanan, dan 68 lulusan dari Prodi D3 Penyiaran.

Menurut Ketua Stikom Yogyakarta, R. Sumantri Raharjo, para alumni telah dibekali berbagai kompetensi sehingga siap bersaing dalam industri kreatif. “Karena 60 persen materi perkuliahan lebih banyak praktik sehingga diharapkan bisa diaplikasikan di saat bekerja,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (25/10/2018).

Wisudawan terbaik se-Prodi D3 Periklanan sekaligus terbaik se-Stikom Yogyakarta diraih Arifah Nur Saputri dengan IPK 3,9. Sedangkan lulusan terbaik se-Prodi D3 Hubungan Masyarakat diraih Chrositalia Mentari dengan IPK 3,89 dan lulusan terbaik se-Prodi D3 Penyiaran diraih Jean Ivon Rasta Farah Rawambaku, dengan IPK 3,87. Jumlah wisudawan dengan predikat cum laude sebanyak 46 orang. Sementara jumlah wisudawan dengan predikat sangat memuaskan sebanyak 40 lulusan, dan 12 lulusan dengan predikat memuaskan.

Terhitung sejak Stikom Yogyakarta 23 tahun lalu hingga sekarang telah meluluskan sebanyak 2.434 Ahlimadya. Lulusan tersebar bekerja di berbagai perusahaan pemerintah maupun swasta di Indonesia, bahkan di mancanegara.
Sumantri berpesan agar alumni tidak melupakan almamaternya dan selalu mengaplikasikan apa yang didapat selama kuliah untuk terus mengikuti perkembangan era digital.

“Era digital sekarang semakin canggih. Hal tersebut menuntut untuk mengikuti perkembangannya agar tidak ketinggalan dengan yang lain,” ujarnya.

Dalam acara tersebut juga akan dianugerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Menulis Artikel Nasional 2018 dan karya terbaik pada Gelar Karya 2018. Di samping itu disampaikan orasi ilmiah oleh Ketua Prodi D3 Periklanan, Rieke Tyas Permanisari, berjudul Revolusi Digital dan Dampak Terhadap Branding.